JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bursa Efek Indonesia menutup sesi Kamis (26/3/2026) dengan catatan merah yang cukup dalam. IHSG terkoreksi 138,03 poin atau 1,89 persen ke level 7.164,09, berbalik tajam setelah sehari sebelumnya sempat melonjak 2,75 persen.
Kini, semua mata tertuju ke sesi Jumat (27/3/2026): apakah indeks akan memantul kembali, atau justru melanjutkan tekanan? Analis dari tiga sekuritas besar punya jawaban yang berbeda-beda—dan ada tujuh saham yang layak masuk pantauan hari ini.
Pergerakan IHSG 7 Hari Terakhir: Volatile Tapi Masih di Atas 7.000
| Tanggal | Penutupan | Perubahan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Jum, 20 Mar | 7.022,29 | — | Sebelum libur panjang Nyepi+Lebaran |
| Rab, 25 Mar | 7.302,12 | +2,75% | Rebound kuat pasca-libur Lebaran |
| Kam, 26 Mar | 7.164,09 | -1,89% | Profit taking, sentimen Iran-AS |
| Jum, 27 Mar | — | Prediksi | Sideways 7.050–7.250 atau rebound ke 7.339–7.400 |
Catatan: IHSG libur pada 21–24 Maret 2026 karena Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H. Data tiga hari terakhir menunjukkan pola swing tajam—naik kencang lalu koreksi dalam—yang mencerminkan pasar yang sangat sensitif terhadap sentimen global.
7 Saham Berpotensi Naik Hari Ini Versi Analis
Berikut saham-saham yang paling banyak direkomendasikan oleh sekuritas besar untuk sesi Jumat 27 Maret 2026, berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, BNI Sekuritas, dan MNC Sekuritas. Ini bukan rekomendasi investasi—melainkan ringkasan riset analis untuk dicermati.
| Kode | Emiten | Sekuritas | Strategi | Alasan |
|---|---|---|---|---|
| JPFA | PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk | Phintraco | Buy on Weakness | Naik 5,02% dalam sepekan; rekam jejak laba rekor FY25 dari kenaikan harga unggas |
| AADI | PT Adaro Andalan Indonesia Tbk | Phintraco / BNI | Buy on Weakness | Masuk daftar net buy asing; konsisten direkomendasikan 3+ sekuritas dalam 2 minggu terakhir |
| MDKA | PT Merdeka Copper Gold Tbk | Phintraco / MNC | Buy on Weakness | Harga emas dunia menguat; MDKA sebagai emiten emas konsisten masuk pantauan analis |
| UNTR | PT United Tractors Tbk | Phintraco / MNC | Buy on Weakness | Izin tambang Martabe sedang dalam proses; potensi katalis korporasi positif jangka pendek |
| GIAA | PT Garuda Indonesia Tbk | Market | Cermati | Keluar papan pemantauan khusus mulai 26 Mar; kemarin terbang +15,07% ke Rp84; momentum berlanjut perlu dikonfirmasi volume |
| ENRG | PT Energi Mega Persada Tbk | MNC | Buy on Weakness | Pengembangan sumber minyak baru dan reaktivasi produksi gas di Riau; stoploss di bawah 1.300 |
| MAIN | PT Malindo Feedmill Tbk | Phintraco | Buy on Weakness | Satu sektor dengan JPFA; potensi kenaikan harga pakan ternak ikut mengangkat laba emiten unggas |
Sentimen yang Perlu Dipantau Hari Ini
Ada dua faktor utama yang akan mewarnai perdagangan Jumat pagi ini. Pertama, perkembangan perundingan Iran–AS: setiap pernyataan baru yang mengarah ke gencatan senjata bisa langsung menjadi katalis positif untuk sektor energi dan keseluruhan indeks. Sebaliknya, jika Iran kembali mengeraskan sikap, tekanan jual akan berlanjut.
Kedua, sentimen domestik: wacana pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sentimen positif bagi pasar karena memberikan sinyal bahwa pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal, sehingga kekhawatiran terhadap pelebaran defisit APBN bisa sedikit mereda. Stabilitas fiskal langsung berdampak pada stabilitas rupiah dan imbal hasil obligasi—dua fondasi penting bagi kepercayaan investor asing.
Satu lagi yang perlu dicermati: aliran dana asing masih menunjukkan aksi beli bersih pada sejumlah saham seperti EMAS, AADI, dan TLKM. Namun tekanan jual terlihat pada saham perbankan besar seperti BBCA, BBRI, serta GOTO. Selama net buy asing belum merata ke sektor perbankan, kenaikan IHSG akan terbatas karena bobot saham bank terhadap indeks sangat besar.
TradingView: Pantau IHSG Real-Time
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan jurnalistik berdasarkan riset dari Phintraco Sekuritas, BNI Sekuritas, MNC Sekuritas, Liputan6.com, VIVA, dan Okezone per 26–27 Maret 2026. Bukan merupakan rekomendasi investasi. Setiap keputusan beli/jual saham sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Investasi di pasar modal mengandung risiko.
📊
🔍 Cek Data Pemegang Saham Sekarang
