Pengunjung Dilarang Berenang di Pantai Mukomuko

MUKOMUKO, SERUJI.CO.ID –  Warga yang berkunjung ke objek wisata pantai dan danau di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada libur Idul Fitri 1439 hijriah diimbau tidak berenang atau mandi di lokasi untuk keamanan dan keselamatan mereka.

“Petugas kami di lokasi sudah menyampaikan imbauan, baik lisan maupun melalui spanduk agar tidak berenang dan mandi di lokasi objek wisata pantai dan danau,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko AKBP Yayat Ruhiyat melalui Kabag Ops AKP Hasdi di Mukomuko, Selasa (19/6).

Kepolisian resor setempat memasang spanduk imbauan tidak berenang dan mandi di pantai dan danau sejak hari Sabtu (16/6), atau sejak hari pertama hiburan rakyat yang digelar selama libur lebaran tahun ini.

Sejumlah objek wisata yang dipadati pengunjung saat libur lebaran tahun ini, yakni Pantai Pandan Wangi, Danau Nibung, Danau Telaga Biru, Danau Lebar dan Pantai Batu Kumbang di Kecamatan Ipuh, Pantai Pasar Ipuh.

Ia menyatakan, pihak mengerahkan sebanyak puluhan anggota untuk menjaga keamanan sejumlah objek wisata pantai dan danau yang dipadati pengunjung saat libur lebaran tahun ini.

Ia menyatakan, institusinya bekerja sama dengan pengelola objek wisata pantai dan danau untuk menyampaikan imbauan kepada pengunjung.

Selain itu, ia menyatakan, pengelola objek wisata rutin mengawasi aktivitas pengunjung di pinggir pantai dan danau di daerah tersebut.

Ia berharap, tidak ada pengunjung hanyut, baik di pantai maupun di danau saat libur lebaran tahun ini. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Politisi Kampungan

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Prosesi Pernikahan Adat Jawa yang Sarat Makna Sakral

Pernikahan adat biasanya sarat akan makna dan doa. Harapan diamini di setiap prosesi yang dilaksanakan.

KUNTUM KHAIRA UMMATIN