AL QUDS, SERUJI.CO.ID – Pada hari Rabu (8/11) kemarin polisi Israel memasang kamera canggih (CCTV) secara diam-diam di gerbang-gerbang masjid Al Aqsha, seperti yang dilansir oleh TV10 Israel dan The Palestinian Information Center.
Hal tersebut dilakukan oleh polisi Israel hanya berselang tiga bulan dari peristiwa di Al-Aqsha dan krisis di gerbang-gerbang elektronik (detektor).
Kamera CCTV tersebut dipasang setelah pihak Badan Wakaf Palestina meminta Israel agar membolehkan masuk Al-Aqsha tanpa pemeriksaan. Yakni setelah Israel memasang pintu detektor logam elektronik dan kamera pasca kejadian serangan berani mati di dalam komplek masjid Al-Aqsha.
Saat itu, pihak Wakaf Palestina meminta jamaah shalat tidak masuk ke masjid sebagai bentuk protes penolakan.
Sejak polisi Israel dipaksa membongkar pintu-pintu detektor logam elektronik, Menteri Dalam Negeri Gilad Ardan mengusulkan rencana pemasangan sarana teknologi.
Berdasarkan gagasan itu, kemarin Israel memasang kamera CCTV sangat canggih mengganti kamera lama. Ini agar Israel menguasai masjid Al-aqsha.
Pejabat penting Badan Wakaf Palestina menyebutkan kepada koresponden Pusat Informasi Palestina bahwa pemasangan kamera canggih itu dilakukan secara rahasia dan tidak disampaikan kepada siapapun. (Jarot/Hrn)
