Terkait Aksi Boikot Warganet, Ini Klarifikasi Traveloka

6
5231

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Manajemen Traveloka memberikan klarifikasi terkait ramainya pemberitaan terkait aksi warganet yang melakukan boikot terhadap Traveloka dengan cara uninstall aplikasi pemesanan tiket dan hotel tersebut di gadget.

Aksi boikot warganet tersebut dipicu informasi yang beredar di sosial media, yang mengatakan Derianto Kusuma, pendiri Traveloka, yang hadir di acara perayaan HUT ke 90 Kolese Kanisius pada Sabtu (11/11), bersalaman dan memberikan ucapan selamat kepada Ananda Sukarlan setelah menyampaikan pidato yang dianggap menghina Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Public Relation Manager Traveloka, Busyra Oryza memberikan bantahan atas informasi yang beredar terkait Chief Technology Officer (CTO)-nya tersebut.

“Traveloka turut berbangga bahwa salah satu pendiri kami bapak Derianto Kusuma, menerima penghargaan dari alumni Kanisius. Akan tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Jadi kalau dibilang ada pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ,” kata Busyra lewat rilis yang dikirim ke media, Selasa (14/11) sore.

Ditegaskan juga oleh Busyra bahwa Traveloka mengedepankan nilai-nilai saling menghargai dan tolernasi.

“Traveloka merupakan perusahaan berbasis terknologi yang didirikan putera-puteri bangsa Indonesia yang mengedepankan nilai-nilai saling menghargai, bertoleransi dan berinovasi. Nilai-nilai ini senantiasa diterapkan kepada karyawan maupun pemangku kepentingan eksternal,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan aksi boikot terhadap Traveloka masih jadi perbincangan dan sempat jadi trading topik di Twitter. (ARiF R/Hrn)

BAGIKAN
loading...

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Rita widyasari ditahan

KPK Tetapkan Rita Widyasari-Khairudin Tersangka TPPU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari dan Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin sebagai tersangka Tindak Pidana...
Pengungsi Rohingya

Bangladesh-Myanmar Sepakati Soal Pemulangan Muslim Rohingya

DHAKA/COX'S BAZZAR, SERUJI.CO.ID - Bangladesh mengatakan pada Selasa (16/1) pihaknya akan merampungkan proses pengembalian banyak di antara para pengungsi Muslim Rohingya yang melarikan diri dari...

Kembali, Pemilik Akun Sosmed Dihukum 18 Bulan Penjara Karena Hina Presiden

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman kepada Farhan Balatif, selama 18 bulan penjara. Pemuda ini terbukti bersalah menghina Presiden Jokowi...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...