MOU Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ditandatangani

0
91
Penandatanganan MOU percepatan pembangunan infrastruktur. (foto: istimewa/Kemenhub)

MEDAN – Memorandum of Understanding (MOU) atau Nota Kesepahaman tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Penataan Aset Badan Usaha Milik Negara telah ditandatangani di kantor PTPN III, Medan, pada hari Rabu 5 April 2017 oleh empat menteri terkait dan Jaksa Agung H. M. Prasetyo.

Keempat menteri tersebut adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basuki Hadimoeljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dengan telah ditandatanganinya MOU tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap proyek-proyek infrastruktur transportasi dapat dibangun lebih cepat.

“Kami harap semua proyek transportasi bisa dibangun lebih cepat. Khusus untuk KA Trans Sumatera, beberapa titik sudah selesai,” ujar Menhub di Stasiun Medan, Rabu (5/4).

Budi Karya menjelaskan salah satu proyek infrastruktur transportasi di Medan adalah pembangunan jalan KA layang antara Medan-Bandar Khalipah. “Pembebasan lahan untuk jalan KA layang tersebut sudah selesai dan keretanya dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2018,” jelasnya.

MOU yang baru ditandatangani tersebut menjadi landasan untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan aset BUMN sesuai dengan kewenangan, tugas pokok dan fungsi kementerian terkait dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip tata pemerintahan/tata kelola perusahaan yang baik.

Tujuannya dari dibuatnya MOU tersebut adalah untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur oleh BUMN dengan antara lain memberikan perlindungan hukum atas aset BUMN dan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset BUMN.

MOU ini berlaku hingga 31 Desember 2019 atau sampai dengan selesainya proyek-proyek BUMN tersebut.

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU