Lakukan Pertemuan Bilateral, Menteri Susi Ajak Uni Emirat Berantas Ilegal Fishing

ABU DHABI, SERUJI.CO.ID – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, delegasi Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab (UEA), Dr. Thani bin Ahmed Al Zeyoud di Hotel St. Regis Saadiyat pada Rabu (6/3) lalu.

Dalam rilis Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diterima SERUJI, Sabtu (9/3) disebutkan, delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Menteri Susi didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP Sjarief Widjaja, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti, dan Koordinator Staf Khusus SATGAS 115 Mas Achmad Santosa.

Menteri Susi Jelaskan Program Pemberantasan IUUF di Indonesia

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan (foto: istimewa)

Dalam pertemuan antar kedua negara tersebut, Menteri Susi menjelaskan program pengelolaan perikanan yang telah dilakukan oleh Indonesia, khususnya mengenai pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF). Menanggapi hal tersebut, Menteri Thani menyampaikan penghargaannya kepada Indonesia.

Lebih lanjut, Menteri Thanijuga menyampaikan bahwa Pemerintah Persatuan Emirat Arab menaruh perhatian yang besar terhadap penurunan stok sumber daya ikan secara global yang mengancam ketahanan pangan global. Untuk itu, seiring dengan kepemimpinan UEA dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) periode 2019-2021, UEA mengajak Indonesia untuk bekerja sama menjalankan program IORA agar dapat berjalan dengan baik dan sukses.

UEA Giat Melakukan Reboisasi Mangrove dan Penyelamatan Terumbu Karang

Kebun Raya Mangrove
Kebun Raya Mangrove Surabaya. (foto:Istimewa)

Menteri Thani juga membahas mengenai penanaman kembali (reboisasi) mangrove dan gua buatan (artificial caves) di laut sebagai salah satu program penyelamatan terumbu karang. Ia mengusulkan kebijakan untuk mewajibkan para pemilik kapal agar menjaga keberlangsungan perikanan beserta ekosistemnya.

Untuk itu, saat ini UEA telah melakukan perlindungan terhadap dugong sebagai hewan yang dilindungi pada kawasan konservasi, yang meliputi 7 persen dari total wilayah laut UEA. Selain itu, UEA juga tengah mengembangkan pengelolaan sektor budidaya dan aktif melaksanakan program pembersihan sungai Nil di Mesir.

Indonesia Ajak UEA Aktif Kampanyekan Pemberantasan IUUF di Forum Global

Salah satu kapal penangkap ikan ilegal yang diamankan Polair Polres Sumenep. (Foto:Rahmat/SERUJI)

Sejalan dengan inisiatif tersebut, Menteri Susi mengajak UEA untuk turut mendukung Indonesia dan negara-negara lainnya dalam meningkatkan kesadaran global tentang isu kejahatan perikanan lintas batas. UEA diharapkan turut serta untuk aktif menyampaikan permasalahan ini dalam forum-forum global.

Menteri Susi kemudian juga menyampaikan pandangannya terkait ratifikasi Port State Measures Agreement (PSMA). Menurutnya, ratifikasi PSMA saja tidak akan efektif mengurangi praktik IUUF selama transshipment tidak dilarang di laut lepas.

“Walaupun saat ini PSMA sudah dinyatakan berlaku secara global, tetapi kapal-kapal yang terindikasi penangkapan ilegal itu akan menghindar untuk masuk ke pelabuhan. Oleh karena itu, solusi yang paling memungkinkan untuk membasmi IUUF secara efektif adalah dengan cara melakukan pelarangan transshipment,” ujarnya.

Adapun dukungan yang dapat dilakukan UEA yakni salah satunya dengan memprovokasi negara-negara lainnya seperti Afrika dan Pasifik untuk bergabung dalam gerakan untuk mendukung pengakuan akan adanya kegiatan lintas batas negara yang dilakukan oleh kapal-kapal perikanan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER