Selamat Jalan “Ibu Orangutan Kalimantan”, Dr. Biruté Galdikas Tutup Usia di 79 Tahun

LOS ANGELES, SERUJI.CO.ID – Dunia konservasi orangutan dan seluruh pecinta alam berduka. Dr. Biruté Mary Galdikas, perempuan legendaris yang dijuluki ibu orangutan Kalimantan, telah berpulang untuk selamanya pada Selasa, 24 Maret 2026, di Los Angeles, California, Amerika Serikat, setelah berjuang melawan kanker paru-paru yang dideritanya.

Ia mengembuskan napas terakhir hanya tujuh minggu sebelum genap berusia 80 tahun, didampingi anak-anaknya hingga momen terakhir. Kepergian Dr. Galdikas tidak hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi Indonesia — bangsa yang ia cintai, jaga hutannya, dan ingin menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.

Siapa Dr. Biruté Mary Galdikas, Ibu Orangutan Kalimantan?

Dr. Biruté Mary Galdikas lahir pada 10 Mei 1946 di Wiesbaden, Jerman, dari keluarga imigran asal Lithuania yang tengah dalam perjalanan menuju Kanada. Ia tumbuh besar di Toronto, Ontario, Kanada, dan sejak muda memperlihatkan ketertarikan luar biasa terhadap dunia ilmu pengetahuan alam.

Semasa menempuh studi pascasarjana di UCLA (University of California, Los Angeles), Dr. Galdikas bertemu dengan paleoantropolog legendaris Dr. Louis Leakey, sosok yang mengubah jalan hidupnya selamanya. Galdikas mengajukan rencana untuk mempelajari orangutan di habitat aslinya, dan berhasil meyakinkan Leakey meskipun awalnya mendapat keraguan. National Geographic Society pun akhirnya turun tangan memberikan pendanaan untuk pendirian pusat riset di Kalimantan.

Pada tahun 1971, saat baru berusia 25 tahun, Dr. Galdikas tiba di Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, bersama suami pertamanya, fotografer Rod Brindamour. Di sinilah ia mendirikan Camp Leakey, dinamai sebagai penghormatan kepada mentornya, yang kini berada di dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Dr. Galdikas menjadi anggota ketiga dari trio perempuan ilmuwan luar biasa yang ditunjuk oleh Leakey untuk meneliti kera besar di alam liar. Trio ini dikenal dunia sebagai “The Trimates” atau “Leakey’s Angels”, terdiri dari Jane Goodall (peneliti simpanse), Dian Fossey (peneliti gorila), dan Biruté Galdikas (peneliti orangutan).

Dengan meninggalnya Dr. Galdikas, kini tak satu pun anggota Trimates yang masih hidup, sebuah akhir dari sebuah era emas dalam sejarah primatologi dunia.

55 Tahun Pengabdian: Penelitian Terpanjang dalam Sejarah Ilmu Pengetahuan

Apa yang dilakukan Dr. Galdikas di hutan Kalimantan bukanlah hal yang bisa diremehkan. Penelitian longitudinalnya terhadap orangutan Kalimantan yang dimulai tahun 1971 tercatat sebagai studi lapangan terpanjang yang pernah dilakukan oleh seorang peneliti tunggal terhadap satu spesies dalam sejarah ilmu pengetahuan.

Bertahun-tahun ia menelusuri hutan tropis yang dalam, melewati rawa-rawa berlumpur setinggi pinggang, dari sebelum fajar hingga setelah gelap, demi mengamati dan mencatat perilaku orangutan liar secara langsung. Metodologi yang ia rintis, individual focal follow atau mengikuti satu individu orangutan secara konsisten, menjadi standar baru dalam penelitian primata di seluruh dunia.

Penemuan-penemuan awalnya bersifat revolusioner: mendokumentasikan keanekaragaman buah dan tumbuhan yang dikonsumsi orangutan liar, mengamati interval kelahiran terpanjang yang pernah tercatat di antara mamalia besar, serta menjelaskan secara mendalam pola perilaku sosial dan aktivitas harian orangutan.

Semua temuan ini membentuk fondasi pemahaman dunia modern tentang orangutan dan tempat unik mereka dalam pohon kehidupan.

Artikel ilmiah pertamanya tentang orangutan diterbitkan dalam jurnal bergengsi Science pada tahun 1978. Gelar doktoralnya di bidang antropologi diraih dari UCLA di tahun yang sama. Selanjutnya, Dr. Galdikas menjabat sebagai Profesor Luar Biasa di Universitas Nasional Jakarta pada era 1970-an, dan sebagai Profesor di Simon Fraser University, Burnaby, British Columbia, Kanada, sejak 1981.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER