JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Beredar sebuah potongan video pidato Presiden Prabowo terkait keberadaan negara Israel. Dalam video yang diamati SERUJI, Minggu (1/2/2026), seolah Presiden mengakui keberadaan negara Israel dan akan membuka hubugan diplomatik dengan Israel.
Dari penelusuran yang kami lakukan, video tersebut diunggah di media sosial X (dulu Twitter) oleh akun @IndepenSumatera pada Sabtu (31/1).
Video tersebut bersumber dari video berita Detik.com yang telah dipotong-potong sedemikian rupa, yang sepertinya bertujuan untuk membuat fitnah ke Presiden Prabowo seolah mengakui negara Israel dan akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Hal itu dipertegas oleh akun aktivis pemerhati kebijakan pemerintah @FerryKoto yang juga pendukug dan relawan Presiden Prabowo sejak 2014. Ferry menjelaskan sambil mengutip sebuah video, bahwa video yang beredar adalah hoaks dan fitnah, karena sudah dipotong-potong sehingga tidak sesuai dengan maksud Presiden di video aslinya yang bersumber dari detik.com.
Berikut penjelasan Ferry Koto di akun X -nya;
Jika Tidak Setuju Kebijakan/Sikap Presiden, Silahkan Kritik. Tapi Fitnah Jangan ya, Itu Pidana !!
Sebagai negara Demokrasi sekaligus yang berdasarkan hukum, maka mengkritik kebijakan pemerintah jika kalian tidak setuju, adalah hal yang sah-sah saja.
Bahkan, kritik itu adalah… pic.twitter.com/gSWHNtgLPn
— Ferry Koto (@ferrykoto) February 1, 2026
