Wisata Dancing Fountain di Kawasan Wisata Merapi Kaliurang Yogyakarta, Keindahannya membuat Kita Tak Perlu ke Singapura

YOGYAKARTA – Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya kini dimanjakan dengan obyek wisata baru yang murah tapi istimewa berkelas dunia. Ya, namanya Dancing Fountain Festival of Lights, atau kalau orang Jogja menyebutnya Taman Lampion. Disebut demikian karena dalam satu lokasi, ada dua tawaran hiburan yang bisa dinikmati para pengunjung, dengan membayar tiket masuk hanya seharga Rp 25.000 untuk anak-anak dan dewasa di hari kerja, serta Rp 30.000 di saat weekend.

Wisata yang buka pada pukul 15.00 sore hingga 22.00 malam ini berlokasi di Gardu Pandang Wisata Merapi Kaliurang, di Jalan Kaliurang Km.27, Sleman DI Yogyakarta. Ini satu lokasi kawasan wisata terpadu Merapi, yang di dalamnya ada Wisata Tlogo Putri (wisata air terjun yang diramaikan dengan kawanan kera), wisata lava tour napak tilas letusan gunung Merapi, wisata Kinahrejo melihat rumah Mbah Maridjan yang terkenal dengan slogannya #Roso, serta wisata Jeep Tour.

Obyek yang pertama yang bisa dinikmati pengunjung adalah hamparan taman bunga lampion. Bunga-bunga yang ada di tempat ini adalah bunga imitasi bertabur lampu-lampu aneka warna yang cantik, diramaikan dengan lampion-lampion yang digantung dengan menarik memberikan nuansa romantis yang dirasakan oleh semua pengunjung. Anak-anak pun akan senang jika diajak ke sini, karena ornamen-ornamen lampion warna-warni dibentuk menjadi berbagai hewan, sayuran, dan sebagainya. Benar-benar destinasi wisata untuk anak muda dan juga tetap cocok sebagai destinasi wisata keluarga.

Nah, primadona di tempat wisata ini tak lain dan tak bukan adalah Dancing Fountain, air mancur yang menari-nari mengikuti alunan musik. Atribusi Dancing Fountainnya beraneka macam yang ditampilkan selama 30 menit dalam 4 segmen. Mulai dari air mancur berwarna-warni, semburan api di tengah air, pertunjukkan laser, serta disemarakkan dengan water screen movie, di mana air mancur dikombinasikan dengan proyeksi film via sinar laser ke air mancur. Jadilah percikan air tersebut layar bioskop raksasa. Dalam 4 segmen, selalu ditampilkan variasi film yang menarik, sehingga berbagai kalangan tidak bosan dan terus penasaran dengan aksi-aksi yang ditampilkan berikutnya.

Bagi yang ingin menyimak cuplikan seperti apa sih keindahan Dancing Fountain yang katanya nih, mengalahkan keindahan Dancing Fountainnya Singapura, bisa disimak di link ini:

Pada masa liburan ini, Dancing Fountain ini dibuka hingga tanggal 31 Juli 2017. Ayo tunggu apa lagi, kunjungi segera. Jogja memang istimewa loh, sedari dulu konsisten dengan promosi wisatanya yang menggunakan tagar #jogjaistimewa. (DenyR/HA)

Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya. SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin. SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Kanal Warga Terbaru

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...
20171015_100225

Benarkah Islam Nusantara Adalah “Baju” Baru Islam Liberal?

Bismillah. Beberapa waktu yang lalu publik sempat heboh dengan munculnya istilah “Islam Nusantara”. Meski saat ini istilah tersebut tak lagi se-ngepop ketika tahun lalu muncul. Islam...