Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.

Imunisasi yang populer di kalangan masyarakat adalah imunisasi untuk anak dibawah 1 tahun. Padahal sebenarnya masih ada kelanjutannya pada umur diatasnya. Program imunisasi wajib yang dicanangkan pemerintah terdiri dari imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan, berikut jadwal imunisasinya.

1Jadwal imunisasi dasar pada bayi dibawah 1 tahun

Umur Jenis imunisasi
0-7 hari
1 bulan
2 bulan
3 bulan
4 bulan
9 bulan
Hepatistis B
DPT-HB-Hib, polio ke-1
DPT-HB-Hib, polio ke-2
DPT-HB-Hib, polio ke-3
DPT-HB-Hib. Polio ke-4 plus IPV
Campak

2Jadwal imunisasi lanjutan pada anak dibawah 3 tahun

Umur Jenis imunisasi
18 bulan
24 bulan
DPT-HB-Hib
Campak

3Jadwal imunisasi lanjutan pada anak SD

Sasaran Jenis imunisasi Waktu pelaksanaan
Kelas 1 SD
Kelas 1 SD
Kelas 2 SD
Kelas 3 SD
Campak
DT
Td
Td
Agustus
November
November
November

Bila ibu sudah membawa anakanya sesuai dengan jadwal imunisasi tersebut diharapkan anak bisa terlindungi dari penyakit hepatitis B (liver), polio, dipthery, pertusis, tetanus, meningitis dan campak. Diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk mensuksekan program imunisasi. Pemerintah berperan dalam pelaksanaan dan pembiayaan sedangkan masyarakat berperan aktif untuk membawa anaknya ke tempat pelayanan imunisasi.

Khusus untuk imunisasi BCG kemampuannya belum sampai pada tahap pencegahan terhadap penyakit TBC, imunisasi BCG baru sampai tahap mampu untuk mengurangi tingkat keparahan (hanya mengalami sakit ringan) apabila suatu saat nanti anak tersebut terpajan kuman TBC.

Penanggung jawab pelaksanaan imunisasi adalah puskesmas dibawah koordinasi dan pengawasan dinas Kesehatan Kabupaten. Imunisasi tidak dipungut biaya apabila dilakukan oleh puskesmas dan jaringannya seperti posyandu.

Pihak swasta diperkenankan kerjasama untuk pelayanan imunisasi dengan cara mengambil vaksin ke puskesmas. Pihak swasta yang bekerjasama dengan puskesmas boleh memungut biaya imunisasi sebagai biaya jasa pelayanan, sedangkan vaksinnya harus digratiskan.

Namun ada juga pihak swasta yang vaksinnya beli sendiri dari distributor swasta yang tidak terkait dengan jalur distribusi vaksin gratis yang dikelola pemerintah sehingga mereka menetapkan tarif untuk jasa pelayanan ditambah biaya pembelian vaksin. Konsumennya biasanya kalangan menengah keatas. Dimanapun pelayanannya jadwal imunisasi tetap seragam.

Sedangkan imunisasi untuk anak sekolah semuanya dilaksanakan oleh puskesmas dan tidak ada pelayanan imunisasi untuk anak sekolah dari pihak swasta. Semua sekolah se-Indonesia baik sekolah negeri maupun swasta akan didatangi petugas puskesmas untuk dilakukan imunisasi sesuai dengan jadwal. Kegiatan tersebut biasa disebut BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah).

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...
loading...