Anak bukan hanya buah hati istri melainkan buah hati suami istri. Si buah hati perlu pengasuhan dan perawatan oleh suami dan istri termasuk dalam hal menunaikan hak anak untuk diberikan ASI bukan susu yang lain. Peran ayah dalam mensukseskan pemberian ASI adalah dengan menjadi ayah menyusui. Ayah menyusui merupakan terjemahan bebas dari breastfeeding father. Breastfeeding father adalah istilah yang sudah mendunia yang dipopulerkan oleh WHO.

Ayah menyusui adalah ayah yang memberikan dukungan penuh terhadap proses menyusui yang dilakukan istri. Ayah menyusui tidak membiarkan istrinya berjibaku sendiri mengerjakan urusan rumah tangga, misalnya saat di malam hari anak terbangun karena ngompol maka ayah dengan sigap bantu istri gantiin popok bayi. Saat istri memerah ASI ayah memijat punggung istri. Dikala istri kecapaian menyusui bayinya maka ayahnya menghiburnya dengan membuatkan minuman hangat, dan lainnya.

Katahuilah wahai para suami bahwa produksi ASI itu sangat dipengaruhi oleh psikis, apabila kondisi psikis istri bahagia, tersanjung dan merasa tenang maka produksi ASI akan melimpah. Pada ibu yang stres produksi ASI bisa berkurang bahkan sampai terhenti.

Banyak cara untuk bisa membahagiakan istri, bahkan hal-hal yang sangat sederhana sudah bisa membuatnya ceria, memberi waktu istri untuk istirahat dan ayah menggantikan tugas istri dalam menimang bayi dengan penuh kelembutan sudah sangat membahagiakannya.

Memang benar suami sudah kecapaian dalam mencari nafkah, namun proses menyusui bukanlah proses yang ringan, membutuhkan kemauan kuat dari sang ibu dan dukungan keluarga terutama suami. Sebab mengerjakan pekerjaan rumah tangga bukanlah hal yang bisa dianggap ringan. Bersyukur bila keluarga mampu menggaji asisten rumah tangga, namun asisten rumah tangga statusnya hanya membantu tanggung jawab tetap ditangan istri.

Prinsipnya dalam mensukseskan program ASI eksklusif dibutuhkan kerjasama antara suami- istri, dibutuhkan saling pengertian untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Ketika suami sudah berperan besar untuk mengurangi beban istri sehingga sehingga istri terhindar dari stres maka secara tidak langsung ayah telah menyusui bayinya.

Brestfeeding father kadang diterjemahkan pula dengan ayah ASI. Bahkan sekarang sudah banyak mermunculan banyak muncul komunitas ayah ASI, dalam komunitas itu para ayah bisa saling tukar pengalaman dan saling mendukung untuk kesuksesan ASI eksklusif.

Ingat ASI adalah makanan terbaik bayi dengan kualitas sempurna dan merupakan hak azasi bayi untuk mendapatkannya.

 

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama