close

Jangan Terlalu Sering Mengonsumsi Mayonaise Yang Dijual Bebas, Ini Sebabnya!

Kini saatnya membuat mayonaise sendiri, lebih lezat dan aman.

SERUJI.CO.ID – Konsumsi mayonaise yang banyak beredar di pasaran secara berlebihan, memang tidak bagus untuk kesehatan. Sebab, nutrisi yang terkandung di dalam mayonaise sangat sedikit. Sehingga tidak direkomendasikan, terutama bagi anda yang sedang menjalani program diet.

Mayonaise mengandung asam lemak omega 6. Kandungan ini sebenarnya bagus untuk tubuh, sayang jumlah yang berlebihan tanpa diimbangi dengan keberadaan asam lemak omega 3, dapat menyebabkan berbagai resiko penyakit jantung, memicu kanker, diabetes tipe 2, osteoporosis dan nyeri sendi.

Tak hanya itu, mayonaise yang beredar di pasaran biasanya mengandung banyak gula. Hal itu juga berlaku dengan mayonaise rendah lemak. Tak hanya itu, tambahan bahan kimia lain seperti zat pengawet, MSG dan lain sebagainya, membuat jenis saus-sausan ini semakin tidak layak dikonsumsi berlebihan.

 

Efek sederhana yang muncul cepat biasanya nyeri kepala, mual dan badan terasa lemas. Sebaiknya buat sendiri mayonaise dengan bahan yang aman, dan tidak mengandung tambahan bahan kimia.

Caranya cukup mudah, siapkan 1 butir telur ayam, 250 minyak sayur, 2 sendok teh air jeruk nipis, 1 sendok teh cuka putih dan garam secukupnya. Anda juga bisa menambahkan merica, peterseli dan bawang bombay agar rasa semakin kaya.

Cara membuatnya, pertama masukan putih dan kuning telur ke dalam wadah. Kemudian masukan air jeruk nipis, cuka dan garam. Masukkan minyak sayur, kemudian kocok dengan mixer. Apabila anda tidak punya, bisa mengocoknya dengan pengocok telur biasa.

Kocok terus sampai adonan berubah warna menjadi putih dan mengental. Simpan dalam wadah tertutup dan letakkan dalam lemari es. Mayonaise alami ini bisa bertahan selama 1 minggu. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.

Semarakan HUT Kota Kendari di Bulan Mei, Nissa Sabyan Akan Hibur Para Penggemar

Dihubungi SERUJI pertelepon, Rabu (10/4) pagi, gadis kelahiran Lumajang, Jatim, 19 tahun silam ini mengaku banyak sohib di Sulawesi Tenggara, khususnya di kawasan Kota Kendari.

Dari 2015 Terus Naik Peringkat, Indonesia Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019

Indonesia tercatat mengalami peningkatan secara berjenjang dari ranking 6 di tahun 2015, ranking 4 di tahun 2016, ranking 3 di tahun 2017, ranking 2 di ranking 2018, akhirnya Indonesia menduduki peringkat 1 GMTI di tahun 2019.

DC Segera Buat Sekuel ‘Shazam!’

'Shazam!' cukup mendapat pujian karena ceritanya yang ringan dan menyentuh hati penonton yang lebih muda.

Dua Ekor Gajah TSI Cisarua Hibur Pengunjung ‘Bogor Fest 2019’

TSI menurunkan gajah untuk pengalungan bunga kepada bupati dan duta besar