Ketua PP Muhammadiyah: Perpanjangan Pansus KPK, Bukti DPR Ingin Mutilasi KPK

1
84
Busyro Muqoddas
Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, di gedung DPP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Kamis, 28/9/2017. (foto:Achmad/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – ‎Ketua PP Muhammadiyah bidang Hukum dan HAM, Busyro Muqoddas menilai perpanjangan panitia khusus (Pansus) KPK oleh DPR RI hanya mempertontonkan sikap anti terhadap keberadaan lembaga tersebut. Bahkan ia menyebut, ada persekongkolan banyak kelompok dalam rapat paripurna DPR untuk memutilasi KPK.

“Pansus angket adalah upaya sistematik terhadap pelemahan KPK mulai dari dalam dan luar,” kata Bus‎yro yang juga mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, di gedung DPP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (28/9).

Menurut Busyro, KPK menjadi satu-satunya lembaga yang menjadi ancaman para pelaku korup di daerah untuk kepentingan politik. Operasi tangkap tangan oleh KPK dianggap sebagai hambatan untuk mengeruk kekayaan negara. “Mereka (koruptor) nyasarnya ke izin, proyek infrastruktur dan sumber daya alam,” katanya.

Loading...

Ia menambahkan, ‎KPK saat ini juga tengah berada di puncak kesulitan. Berbagai tekanan juga menyasar ke lembaga ini. Mulai dari aksi teror yang menimpa salah satu penyidiknya, Novel Baswedan hingga Pansus KPK yang dibentuk DPR RI.

Karena itu, dibutuhkan soliditas para pimpinan KPK dan tidak meladeni transaksi-transaksi politik ketika menemui tekanan. Termasuk menghadiri undangan pansus demi menjaga independensi.

“KPK tidak perlu khawatir akan dikriminalisasi,” pungkasnya. (Achmad/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU