BPBD Padang: Ada 5 Jembatan Ambruk Akibat Banjir

PADANG, SERUJI.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang menyebut ada lima jembatan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang ambruk akibat hujan lebat yang memicu munculnya banjir pada Senin (10/12).

“Ada lima jembatan yang ambruk. Satu di jalan nasional, sementara empat lainnya di jalan kabupaten,” kata Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya, Rabu (12/12) siang.

Menurut Budi, jembatan-jembatan itu antara lain berada di Lubuak Napa, Kecamatan Padang Sago dan dua jembatan di Sungai Patai, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, dan jembatan Belakang Pasa Nagari Kayutanam.

Ambruknya jembatan itu, kata Budi, mengakibatkan warga terisolir, tidak bisa bergerak ke mana-mana.

“Di Sungai Patai Koto Hilalang saat ini ratusan warga tidak bisa beraktivitas secara normal, karena jembatan satu-satunya yang menghubungkan daerah itu dengan daerah tetangga, ambruk,” katanya.

Dalam catatan aparat setempat ada 250 warga yang terisolir di lokasi jembatan yang ambruk. Juga ada enam mobil dan puluhan sepeda motor yang terkurung dan tidak bisa ke mana-mana.

Budi mengatakan, dalam bencana banjir ini tidak ada korban jiwa, namun, bencana yang datang tiba-tiba telah mendatangkan kerugian yang cukup besar.

“Berapa jumlahnya, masih dalam penghitungan kami,” pungkasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER

Mengenal Karbohidrat Rafinasi dan Bahayanya Bagi Tubuh

Menikmati sebungkus keripik kentang sambil menonton film memang menyenangkan. Tapi awas! jangan terlalu banyak. Ada bahaya mengintai di setiap gigitannya.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy