BANJARMASIN – Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana akan memberikan penghargaan kepada perekam video aksi oknum anggota Polri dari Polres Hulu Sungai Tengah yang diduga melakukan pungutan liar (pungli).
“Bapak Kapolda akan memberikan reward atas keberanian warga yang merekam aksi tak terpuji, yakni pungli yang telah dilakukan oknum Polres Hulu Sungai Tengah tersebut,” kata Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai di Banjarmasin, Sabtu (19/8).
Bahkan rencananya dijadwalkan Kapolda menggelar konfrensi pers resmi pada Senin (21/8), terkait kasus tersebut, sekaligus memberikan ucapan terima kasih kepada warga yang diketahui bekerja sebagai sopir truk itu.
Kasus tersebarnya video oknum anggota Polri yang sedang melakukan Pungli di media sosial tersebut memang membuat Kapolda Kalsel geram.
Dia langsung memerintahkan Bidang Propam menahan oknum yang berdinas di Polsek Labuan Amas Selatan berinisial Aiptu MM dan Bripka DB itu, sekaligus membentuk Komisi Kode Etik untuk memproses sanksi yang bakal dijatuhkan.
Bagi Brigjen Pol Rachmat Mulyana, peristiwa tersebut diharapkannya jadi bahan evaluasi secara menyeluruh untuk jajarannya agar perbuatan serupa tak lagi terulang.

Nah, begini baru sesuai dengan nalar sehat manusia. Lanjutkan pak.
Rakyat Indonesia yang otaknya masih sehat pasti mendukung bapak.
Bukan seperti yang kemarin, mosok yang lapor malah ditangkap. Itu diktator namanya.
Beneran nih? Nanti kayak yg itu tuh. Tau2 ditangkap
Nipu