JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Arus balik Lebaran 2026 masih bergulir deras. Hari ini, Kamis (26/3/2026), jutaan pemudik masih dalam perjalanan kembali ke kota-kota besar setelah merayakan Idul Fitri 1447 H bersama keluarga.
Ada kabar baik: diskon tarif tol sebesar 30 persen berlaku hari ini dan besok (26-27 Maret 2026). Tapi awas, jalur-jalur tertentu masih rawan kepadatan.
Rekor Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah
Lebaran 2026 mencetak sejarah baru arus lalu lintas. PT Jasa Marga mencatat puncak mudik terjadi pada 18 Maret 2026, dengan total 270.315 kendaraan melintas melalui empat gerbang tol utama, meningkat 98,3 persen dibanding kondisi normal, dan naik 4,6 persen dibanding puncak mudik Lebaran 2025. Lebih dari 50 persen kendaraan mengarah ke Tol Trans Jawa menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencatat hingga 24 Maret 2026, sekitar 2.380.401 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui jalan tol. Puncak arus balik sendiri terjadi pada Selasa (24/3/2026), ketika diperkirakan 285.000 kendaraan memadati tol dari Jawa Tengah menuju Jakarta. Kondisi ini memaksa rekayasa lalu lintas ditingkatkan dari one way lokal menjadi one way nasional sejak pukul 14.25 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung (KM 414) hingga Cikampek Utama (KM 70).
1,6 Juta Kendaraan Masih di Jawa Tengah
Meski puncak arus balik sudah terlewati, gelombang pemudik masih jauh dari selesai. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, dari sekitar 1.795.522 kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah selama arus mudik, baru sekitar 153.136 kendaraan yang kembali saat puncak balik terjadi. Artinya, masih sekitar 1,6 juta kendaraan yang belum kembali ke kota asal, sebagian besar diprediksi bergerak pada akhir pekan ini (26-29 Maret 2026).
Volume arus balik di Tol Layang MBZ (Mohamed Bin Zayed) pun melonjak 202 persen dibanding hari normal, dengan 64.000 kendaraan tercatat melintas. Kondisi ini mendorong pengelola tol memberikan diskon tarif 30 persen pada 26-27 Maret 2026 untuk mengurai kepadatan agar tidak menumpuk pada satu waktu.
Jalur Gentong Tasikmalaya: Sempat Macet Total, Kini Mulai Normal
Salah satu titik paling menegangkan selama arus balik 2026 adalah Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya. Pada Selasa (24/3/2026) malam, jalur ini mengalami kemacetan parah dari kedua arah akibat akumulasi volume kendaraan dan bus mogok di tanjakan ekstrem, dan hujan yang mengguyur sejak sore hari. Kemacetan sempat mengunci sejak pukul 18.00 WIB dengan antrean mengular dari arah Tasikmalaya menuju Bandung maupun sebaliknya.
Situasi secara bertahap membaik setelah petugas kepolisian melakukan pengaturan situasional dan kondisi hujan mereda. Namun pemudik roda dua tetap diminta berhati-hati melewati jalur ini mengingat kondisi aspal yang licin saat hujan.
Tol Cipali Kembali Normal Dua Arah
Kabar yang lebih menggembirakan datang dari Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Rekayasa lalu lintas one way arah Jakarta dari KM 263 (Pejagan-Pemalang) hingga KM 70 (Jakarta-Cikampek) yang diterapkan sejak Senin (23/3) resmi dihentikan pada Rabu (25/3) malam pukul 17.50 WIB. Lalu lintas kembali normal dua arah, memberikan ruang bagi kendaraan dari arah Jakarta yang hendak menuju timur.
Normalisasi jalur one way nasional Kalikangkung-Cikampek juga telah dilakukan sebelumnya. Menurut aturan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) pemerintah, rekayasa lalu lintas untuk arus balik berlaku hingga Minggu (29/3/2026) pukul 24.00 WIB.
Jadwal Rekayasa Lalin yang Masih Berlaku Hingga 29 Maret
| Rekayasa | Ruas | Berlaku |
|---|---|---|
| One Way Arus Balik | Semarang-Solo KM 421 → Japek KM 70 | 23 Mar–29 Mar 2026 |
| Contra Flow | Japek KM 70–47 dan Jagorawi KM 21–8 | 23 Mar–29 Mar 2026 |
| Ganjil-Genap | Japek KM 47–Semarang-Batang KM 414 | 23 Mar–29 Mar 2026 |
| Diskon Tol 30% | Semua ruas tol Jasa Marga Group | 26–27 Mar 2026 |
Tips Aman Arus Balik dari Menkes dan Kapolri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pengemudi untuk beristirahat setiap tiga jam perjalanan guna menghindari microsleep—salah satu penyebab utama kecelakaan selama arus balik. “Kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan,” tegasnya. Kapolri Jenderal Sigit menambahkan agar pemudik memanfaatkan rest area, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar sepanjang jalur balik.
Meski kondisi infrastruktur jalan dilaporkan dalam keadaan baik dan tingkat kecelakaan lalu lintas turun dibanding tahun sebelumnya, Gubernur Luthfi mengingatkan pemudik untuk tidak lengah. Pemanfaatan diskon tarif tol 30 persen hari ini dan besok juga diharapkan menjadi insentif agar pemudik tidak menunda-nunda kepulangan hingga Minggu saat volume diperkirakan kembali melonjak.
Disclaimer: Data dalam artikel ini bersumber dari Jasa Marga, Kemenhub, Polri, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah per 26 Maret 2026.
