SERUJI.CO.ID – Belum lengkap rasanya ngomongin tren Lebaran 2026 kalau belum bahas yang satu ini: Gamis “Bini Orang”. Nama yang bikin alis naik sebelah tapi justru bikin penasaran seisi rumah. Sejak viral di TikTok akhir 2025, gamis ini langsung membanjiri etalase toko di Pasar Tanah Abang, masuk keranjang belanja jutaan ibu-ibu, dan bahkan sudah diekspor ke Malaysia, Singapura, Brunei, hingga Afrika.
Tapi tunggu dulu — kenapa namanya “Bini Orang”? Ada cerita seru di baliknya!
Fenomena ini bukan sekadar tren fashion biasa. Ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah nama yang awalnya lahir dari candaan pasar bisa menjelma menjadi strategi pemasaran paling ampuh tahun ini, menggerakkan roda ekonomi UMKM fashion muslim Indonesia, dan menjadi bahan obrolan seru di mana-mana — dari grup WhatsApp ibu-ibu RT sampai FYP TikTok seluruh nusantara. Yuk, kita kupas tuntas dari A sampai Z!
🕵️ Asal Usul Nama “Bini Orang”: Dari Inara Rusli ke Candaan Pedagang Tanah Abang
Untuk memahami kenapa gamis ini bisa bernama se-nyentrik itu, kita harus mundur sejenak. Nama asli gamis ini sebenarnya adalah Gamis Inara — terinspirasi langsung dari gaya berpakaian artis cantik Inara Rusli.
Inara dikenal sebagai sosok selebriti muslimah yang selalu tampil anggun, elegan, dan berkelas dalam balutan busana syar’i. Gaya khasnya yang memadukan layering ceruty dengan warna-warna earth tone seperti nude, dusty pink, dan taupe menjadi inspirasi para perajin konveksi di Jakarta untuk menciptakan model gamis serupa.

Namun, di saat yang bersamaan, nama Inara Rusli sedang ramai diperbincangkan di jagat hiburan tanah air karena isu rumah tangganya. Dari situlah, secara perlahan, para pedagang di Pasar Tanah Abang mulai memelesetkan nama “Gamis Inara” menjadi “Gamis Bini Orang” — sebuah sindiran halus sekaligus candaan yang tidak terduga.
“Sebenarnya namanya gamis Inara, cuma Inara-nya jadi bini orang. Jadilah gamis bini orang,” kata Wawan, salah satu pedagang di Tanah Abang, kepada CNBC Indonesia sambil tertawa, pada Februari 2026.
Ada pula versi lain yang lebih “romantis” dari asal mula nama ini. Sindi, pegawai Toko Gamis Aisyah di Tanah Abang, mengungkapkan bahwa nama itu pertama kali muncul dari konten promosi yang menggunakan latar suara lagu Nassar yang berlirik “Bini orang sungguh menawan.”
Video singkat itu langsung viral, dan di kolom komentar, ibu-ibu spontan merespons, “Eh, ini gamis bini orang, berapa?” Nama itu pun menempel dan menyebar seperti api. Dua versi asal usul, satu hasil yang sama: viral luar biasa.
