JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menjelang akhir Februari 2026, linimasa media sosial Indonesia mendadak dipenuhi pesan berantai yang memicu kepanikan luar biasa. Kabar yang beredar? Listrik nasional dan seluruh mesin ATM akan mati total selama 7 hari mulai 20 Februari 2026!
Pesan Berantai yang Terdengar “Meyakinkan”
Narasi hoaks ini terdengar sangat mengerikan sekaligus meyakinkan. Pesan tersebut beredar luas melalui WhatsApp, Facebook, hingga TikTok, lengkap dengan imbauan agar masyarakat segera menarik uang tunai dan bersiap menghadapi “krisis besar”.
Dalam hitungan hari saja, hoaks ini berubah menjadi ketakutan kolektif yang nyata. Sebagian warga mengaku sempat menarik uang dalam jumlah besar, menimbun kebutuhan pokok, bahkan menunda transaksi digital mereka.
Fenomena ini kembali menegaskan satu fakta penting: di era digital, informasi palsu bisa berdampak nyata pada perilaku ekonomi dan stabilitas sosial.
Klarifikasi Resmi: Tidak Ada Pemadaman Listrik Nasional!
Pihak berwenang dengan cepat memberikan klarifikasi tegas. Tidak ada kebijakan, rencana, maupun kondisi darurat yang menyebabkan listrik nasional dan ATM mati total selama tujuh hari.
Sistem kelistrikan Indonesia dirancang berlapis dan terdesentralisasi, sehingga pemadaman serentak berskala nasional hampir mustahil terjadi, kecuali dalam kondisi bencana luar biasa yang belum pernah terjadi.
