Kali ini saya akan menulis tentang acara mbolang saya dengan Miya hari Sabtu pekan lalu. Kami sepakat memutuskan pergi Jumat malam sekitar pukul 9 pm. Memang sudah jauh-jauh hari janjian mbolang lagi. Rencananya kami mau mbolang dua hari Sabtu-Minggu. Saat Miya libur kerja. Ternyata hari Minggu Miya mesti mengantar ibunya. Tinggallah Sabtu. Kami putuskan untuk mengunjungi bukit B29 yang ada di Lumajang. Yang terkenal dengan sebutan ‘Negeri di Atas Awan’.Saya baca-baca tulisan hasil googling. Miya hunting info dari temannya yang sudah pernah naik. Baca tulisan seram-seram. Info teman Miya juga seram. Kami sempat galau. Antara iya dan tidak. Jalanan menuju lokasi dikabarkan sangat ekstrim. Ditambah dengan cuaca yang tak menentu. Sangat berbahaya! Sempat juga ingin merubah haluan alias destinasi. Tapi kami penasaran! Akhirnya terputuskanlah kami ke B29. Bismillah.

Perjalanan dimulai dari tempat saya bertemu Miya  di bawah jembatan penyeberangan Bungurasih. Waktu itu saya lihat jam tangan saya menunjukkan pukul 5:03 am ketika motor melaju. Dan seperti biasa, Miya mengendarai motor dengan kecepatan penuh: 80 sampai 90 km/jam! Saya di boncengan hanya bisa terus merapalkan sholawat. Hufh.

Setelah memasuki Probolinggo, kami sempat salah arah. Kurang lebih setengah jam kami tersasar. Tapi tiada masalah. Itulah serunya mbolang ke tempat baru.

Bukit B29 terletak di desa Argosari kecamatan Senduro kabupaten Lumajang. Jika dari arah Probolinggo, lurus saja sampai bertemu patung adipura. Dari sana belok kanan. Tinggal lurus terus sampai kecamatan Senduro. Nanti dipandu oleh plang yang bertuliskan arah B29. Jadi tak perlu kesasar lagi.

Perjalanan ke B29 sangat menyenangkan. Lautan bukit yang gagah menemani mata memandang. Kami berhenti untuk narsis-narsis dahulu setiap ada spot yang bagus untuk foto. Meskipun hasilnya ternyata tak sebagus mata memandang. Ahaha. Maklum bukan fotografer. XD

Tapi setelah itu jangan kaget kalau semakin ke atas jalanan semakin jelek dan curam. Hanya orang-orang luar kota yang terpilih yang akan berhasil melewati jalanan di sana setidaknya sampai parkiran.

Tetapi anda tak usah risau. Penduduk di sana baik-baik dan visioner. Mereka melayani jasa ojek.

1
2
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama