close

Bahaya Konsumsi Gluten Berlebihan Pada Anak

Roti, mie ayam dan aneka pasta memang terdengar lezat dan menggiurkan. Namun konsumsi makanan mengandung gluten tersebut tidak baik bagi anak-anak dan orang dewasa.

SERUJI.CO.ID – Gluten merupakan protein yang banyak ditemukan pada jenis tanaman serelia seperti gandum, yang kemudian diolah menjadi tepung terigu. Saat gluten dicampur dengan air, hasilnya berperan sebagai perekat yang menjaga bentuk makanan.

Namun bagi orang yang intoleran terhadap gluten, jenis makanan yang mengandung gluten seperti roti, pasta dan sereal, bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Terutama sistem pencernaan.

Tak hanya bagi orang dewasa, konsumsi gluten juga sebaiknya dibatasi untuk anak-anak. Apalagi jika buah hati mengidap penyakit autis.

 

Baca juga: Mengenal Karbohidrat Rafinasi dan Bahayanya Bagi Tubuh

Ini karena kandungan gluten yang menyerang sistem pencernaan, akan berimbas pada aliran darah dan perlahan berdampak pada kesehatan organ lain seperti jantung dan otak.

Sebaiknya kenalkan makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayur dan buah-buahan. Agar anak tidak mudah bosan, anda juga bisa mengkreasikan makanan tinggi serat dengan protein hewani.

Tidka masalah jika sesekali ingin menyantap mie atau roti, asalkan tidak terlalu sering dan imbangi juga dengan makanan tinggi serat. (Nia)

TERPOPULER

TERBARU

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.

Semarakan HUT Kota Kendari di Bulan Mei, Nissa Sabyan Akan Hibur Para Penggemar

Dihubungi SERUJI pertelepon, Rabu (10/4) pagi, gadis kelahiran Lumajang, Jatim, 19 tahun silam ini mengaku banyak sohib di Sulawesi Tenggara, khususnya di kawasan Kota Kendari.

Dari 2015 Terus Naik Peringkat, Indonesia Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019

Indonesia tercatat mengalami peningkatan secara berjenjang dari ranking 6 di tahun 2015, ranking 4 di tahun 2016, ranking 3 di tahun 2017, ranking 2 di ranking 2018, akhirnya Indonesia menduduki peringkat 1 GMTI di tahun 2019.

DC Segera Buat Sekuel ‘Shazam!’

'Shazam!' cukup mendapat pujian karena ceritanya yang ringan dan menyentuh hati penonton yang lebih muda.

Dua Ekor Gajah TSI Cisarua Hibur Pengunjung ‘Bogor Fest 2019’

TSI menurunkan gajah untuk pengalungan bunga kepada bupati dan duta besar