Pemerintah Tambah Angkutan Bersubsidi Pada Mudik Lebaran 2017

JAKARTA – Kementerian Perhubungan akan meningkatkan kapasitas angkutan bersubsidi dalam rangka menghadapi mudik lebaran Idul Fitri 1438 H yang akan jatuh pada bulan Juni 2017.

“Menghadapi momentum Lebaran tahun ini, pemerintah bertekad untuk meningkatkan pelayanan publik,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai rapat koordinasi di Kemenko Kemaritiman Jakarta, pada hari Senin (3/4), sebagaimana dilansir Antara.

“Yang paling penting kita akan meningkatkan kapasitas angkutan bersubsidi baik untuk penumpang maupun motor. Kalau sekarang ini, kita akan intensifkan di kereta api, bus, dan di kapal-kapal RORO (Roll On Roll Off),” jelas Budi.

Budi mengatakan, akan membuat rute baru kapal RORO untuk tujuan Jawa Tengah dan Lampung dari Jakarta. Selain untuk mengurangi kemacetan, rute baru itu diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dalam menghadapi momentum mudik lebaran.

Pemerintah juga akan meningkatkan program mudik gratis bagi penumpang dan pengguna motor. Program tersebut akan melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Minggu depan kita akan khusus bahas soal mudik gratis dan mudik untuk motor,” kata mantan Direktur Utama Angkasa Pura II tersebut.

Selain itu, lanjut Budi, Kemenhub beserta pemangku kepentingan terkait akan secara total melakukan persiapan. Hal itu sesuai arahan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang ingin agar masyarakat mendapatkan pelayanan signifikan saat momentum mudik Lebaran.

Budi juga mengaku telah mengidentifikasi titik-titik kemacetan yang mungkin akan mengalami masalah dalam arus mudik dan balik nanti seperti ruas tol, bandara, pelabuhan hingga stasiun kereta.

“Kita mengidentifikasi di beberapa titik yang ada kemacetan, problem (masalah) atau sesuatu yang mesti ditangani secara serius, seperti di Brexit, Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Merak dan Stasiun Senen,” katanya.

Budi bertekad untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat yang melakukan ritual tahunan tersebut.

Selain Budi Karya, rakor tersebut juga dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta yang juga Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono dan perwakilan perusahaan pengelola transportasi.

EDITOR: Iwan S

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER