Pencitraan, sudah disebut dalam Al Quran. Pencitraan itu dengan tingkah laku dan ucapan agar orang lain tertarik dan kagum. Tapi, Allah akan menunjukkan kebenarannya suatu saat, apakah orang yang mencitrakan diri itu musuhNya atau bukan. Dan biasanya penantang yang paling keras itu selalu membalut dirinya dengan pencitraan keduniaan.

Ciri orang yang melakukan pencitraan adalah kata-kata dan perbuatannya sengaja ditampakkan agar menarik perhatian dan simpati. Tetapi ketika tidak ada yang tahu, ia melakukan kerusakan dengan tipuan-tipuan. Ketika ada orang yang mengkritik dengan dalil agama, muncul kesombongan dan kebohongan, merasa tidak ada yang benar dan baik kecuali dirinya.

Karena dampak pencitraan palsu itu sangat buruk, Allah membalasnya dengan neraka jahanam, suatu balasan yang paling buruk.

Berbanding terbalik, ada orang yang melakukan pengorbanan demi ridha Allah. Orang ini tak pernah ingin tampak dari pandangan manusia. Dan seringkali apa yang dilakukan menuai celaan.

Maka, hati-hatilah terhadap pujian, dan bersyukurlah terhadap celaan, jika pujian atau celaan tersebut datang dari orang-orang yang kurang mengerti.

Ref QS 2:204-207

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama