Hoaks adalah berita bohong, kabar tak senyatanya, dusta. Bagaimana dengan pendapat ada hoaks yang membangun?

Dalam Al Quran disebutkan bahwa ada orang-orang yang memang sengaja hendak menipu orang-orang beriman, mereka anggap juga mampu menipu Allah. Menipu, setara makna dengan menyebar kabar bohong, dusta, atau hoaks.

Ayat tersebut :

يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.

Yang dimaksud “mereka” adalah kaum munafiqin saat Rasulullah berada di Madinah. Perkataan dan tindakan mereka dipenuhi kedustaan-kedustaan yang berbahaya, dengan maksud menggerogoti keutuhan kaum mukminin. Niat utama mereka adalah untuk memperlemah dan merusak jamaah. Tak ada niat membangun.

Bahkan ketika diperingatkan agar tidak berbuat kerusakan, mereka membantahnya dan menganggapnya melakukan perbaikan.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ

Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

Perbaikan yang dimaksud adalah versi mereka sendiri. Namun, senyatanya malah sangat merusak, dan mereka tidak menyadarinya.

أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ

Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

Seluruh isi Al Quran tidak satupun menyebutkan dusta atau bohong itu baik. Bahkan, semua kaum yang mengingkari para NabiNya disebut sebagai kaum yang men-DUSTA-kan. Quran adalah BENAR, HAQ, dan lawan dari Quran adalah BATHIL, DUSTA.

Nabi Muhammad, yang akhlaknya adalah Al Quran, menyatakan bahwa orang beriman itu mungkin maksiat, namun tidak mungkin iman disatukan dengan dusta atau kebohongan. Artinya, seorang mukmin pastinya seorang yang jujur. Sebaliknya, pendusta pasti tidak beriman.

Ibnu Hajar rahimahullah membawakan hadits riwayat al-Bazzâr, dari Sa’ad bin Abi Waqqâsh Radhiyallahu anhu yang dimarfu’kan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يُطْبَعُ الْمُؤْمِنُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ إِلاَّ الْخِيَانَة وَالْكَذِب.

Seorang mu’min dapat terbentuk wataknya berdasarkan watak apa saja kecuali khianat dan dusta.

Sesuai dengan ayat Al Quran surah An Nahl ayat 105 :

إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.

Kedustaan dan kebohongan, hanya menyebabkan kerusakan hubungan antar manusia. Dunia ini hanyalah bagaimana manusia hidup dengan manusia yang lain, sehingga kerusakan hubungan antar manusia merupakan kerusakan dunia, yaitu timbulnya kezhaliman dan penghancuran.

Sebaliknya, kejujuran akan membawa kebaikan. Sebagaimana Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadits yang dibawakan oleh Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu, bersabda :

إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ(وفى رواية لمسلم: إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ) حَتَّى يَكُوْنَ صِدِّيْقًا. وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُوْرِ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ(وفى رواية لمسلم: وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ) حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّاباً. رواه البخاري ومسلم

Sesungguhnya kejujuran akan membimbing menuju kebaikan, dan kebaikan akan membimbing menuju surga. Sesungguhnya seseorang akan bersungguh-sungguh berusaha untuk jujur, sampai akhirnya ia menjadi orang yang benar-benar jujur. Dan sesungguhnya kedustaan akan membimbing menuju kejahatan, dan kejahatan akan membimbing menuju neraka. Sesungguhnya seseorang akan bersungguh-sungguh berusaha untuk dusta, sampai akhirnya ia benar-benar tertetapkan di sisi Allâh sebagai pendusta. [HR. Bukhari dan Muslim. Lafal di atas adalah lafal Bukhari]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama