Hoax adalah berita yang tidak benar, bertentangan dengan fakta sesungguhnya. Hoax sudah ada sejak dulu, namun merajalela di kala komunikasi semakin mudah dan murah seperti saat ini.

Semua hoax (baca : hoks) mengandung bahaya, namun memiliki tingkat yang berbeda-beda dampaknya. Dampak yang ditimbulkan bisa diukur dari luasnya pengaruh hoax tersebut, atau tingkat penyesatannya.

Berikut ini analisa penulis terhadap hoax diurutkan dari paling rendah tingkat bahayanya :

Tingkat 5

Hoax candaan. Hoax ini bertujuan untuk bercanda semata. Biasanya, semua orang langsung paham bahwa itu hoax belaka ketika selesai membaca tulisan tersebut. Seringkali pula, si penulis sengaja mengakhiri tulisannya dengan simpulan yang memperjelas bahwa yang ditulis memang benar-benar candaan semata.

Tingkat bahaya memang ada namun rendah. Tetap saja penulis harus hati-hati karena bisa saja ada pembaca yang salah mengerti (salah paham), tersinggung atau marah. Bisa juga, ada pembaca yang baru baca sepotong, langsung menyimpulkan sendiri dan segera menyebarluaskan kesimpulannya. Di masyarakat yang kesadaran literasinya rendah, efek salah paham itu semakin besar kemungkinan terjadinya.

1
2
3
4
5
Tulisan ini sepenuhnya tanggungjawab penulisnya.
SERUJI tidak memiliki tanggungjawab apapun atas hal-hal yang dapat ditimbulkan tulisan ini, namun setiap orang bisa membuat aduan yang akan ditindaklanjuti sebaik mungkin.
SERUJI berhak untuk membatalkan penayangan hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan.
Untuk pengaduan email ke redaksi@seruji.co.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama