BANDA ACEH – Peneliti Jaringan Survey Indonesia (JSI) mengatakan PKS memiliki peluang yang sangat besar naik menuju partai kelas atas. Untuk itu, PKS harus berani menampilkan banyak tokoh pada Pemilu 2019 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Aryos Nivada pada Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Aceh di kota Banda Aceh, Ahad (2/4).
Selain peneliti JSI, FGD bertajuk “Kemana PKS Aceh 2019?” yang dipandu Zulkarnain Muhammad Isa juga menghadirkan jurnalis Serambi Indonesia Yoserizal sebagai narasumber.
FGD diikuti 25 orang peserta, diantaranya sejumlah pengurus DPW PKS Aceh seperti Khairul Amal, Wakil Ketua DPW Fuadi Sulaiman, Ketua Humas PKS Aceh Nourman Hidayat, Ketua Pemenangan Pemilu PKS Kasibun Daulay, Ketua MPW PKS Aceh Moharriadi, anggota DPRK Zulfikar Azis dan perwakilan dari elemen mahasiswa.
Turut menyumbangkan saran dan masukan untuk PKS perwakilan Bappeda Aceh, DR. Husnan Harun.
Aryos dalam paparannya menyebutkan beberapa hasil penelitiannya terhadap PKS Aceh bahwa secara konsolidasi PKS unggul dan diakui oleh partai-partai lainnya. Namun, PKS harus lebih berani memunculkan banyak tokoh untuk bisa bertarung di pemilu 2019 yang akan datang.
Ketua BP3 PKS Aceh Kasibun Daulay dalam kesempatan itu mengatakan bahwa target 10 anggota DPRA untuk pemilu 2019 adalah target paling realistis dan sesuai dengan jumlah dan kemampuan di setiap daerah pemilihan.
Ketua MPW Moharriadi menyampaikan apresiasinya kepada bidang BP3 DPW PKS Aceh yang telah memulai diskusi yang menarik seperti hari ini.
Kedepannya akan lebih banyak diskusi yang melibatkan narasumber yang lebih luas dan lintas profesi.
EDITOR: Iwan S
