Dedy Kurniadi, SH, MH

Dedy Kurniadi, SH, MH, praktisi hukum kelahiran Medan 9 Februari 1970 ini mencita-citakan diri menjadi ahli hukum sejak masa SMP (1984-1985 an), karena terinspirasi serial TV berjudul The Street Lawyer. Dan cita-citanya tersebut dikejar dengan sungguh-sungguh sehingga beliau di terima di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU). Beberapa tahun kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), jurusan Hukum Ekonomi.

Pengacara yang istrinya seorang dokter gigi ini sejak masa muda sudah cerdas membaca situasi dan menangkap peluang.

”Di akhir tahun 1980-an, saya sudah mencermati bahwa para sarjana di Indonesia sulit mendapatkan lapangan pekerjaan. Menjadi Sarjana Hukum memberikan peluang untuk bekerja mandiri yaitu sebagai pengacara,” pemikirannya masa itu.

Bapak dari 3 orang putri ini dalam berjuang mewujudkan cita-citanya untuk bekerja mandiri bukan tanpa tantangan. Bahkan tantangan tersebut datang dari orang tuanya sendiri. Seperti kebanyakan orang tua di Indonesia yang menginiginkan anaknya menjadi PNS, demikian pula dengan ortu beliau. Akan tetapi setelah diberi pemahaman akhirnya orang tuanya mengerti dan menyetujui.

Alumni SMAN 1 Medan ini sekarang sudah bisa membuktikan kepada orang tuanya bahwa apa yang menjadi keputususannya dulu bukanlah sesuatu yang keliru. Dedy Kurniadi, SH, MH sekarang sudah mempunyai kantor pengacara sendiri dengan nama DEDY KURNIADI & CO LAWYERS, dan beliau juga yang memimpinnya.

Pengacara yang memulai karier pengacara sejak 1997 ini telah banyak berpengalaman menangani perkara perdata dengan klien dari perusahaan-perusahaan besar. PT Toyota Astra Motor, Hyuandai Engeneering, PT Merpati Nusantara Airlines, PT pelayaran Indonesia (Pelni) dan beberapa perusahaan besar lainnya pernah menggunakan jasa advokatnya.

Keahliannya meliputi Ligitasi Komersial, Hukum Tanah dan Properti, Hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual dan kepailitan.

Selain melayani jasa advokasi dengan keahlian seperti tersebut di atas, Dedy Kurniadi juga mampu memberikan pelatihan hukum. Telkomsel, MNC Media, Bank Mutiara adalah beberapa contoh nama perusahaan dan Bank yang pernah mengundangnya untuk memberikan pelatihan hukum.

Apa yang diraihnya sekarang tidaklah didapatnya dengan instan, beliau meniti karier dari bawah, mulai sebagai pengacara magang kemudian menjadi asisten pengacara sampai akhirnya mmpu membuka kantor pengacara sendiri.

“Semua penuh lika-liku perjuangan”, tuturnya kepada SERUJI.

DATA PRIBADI
Nama : Dedy Kurniadi, SH, MH
TTL : Medan, 9 Febriari 1970
Istri : drg.Susilawati Chaniago
Anak : Chaira M Salsabila, Naila I Mushafa dan Syaikha H Althaf
RIWAYAT PENDIDIKAN
SDN 45 Medan
SMPN 1 Medan
SMPN 1 Medan
Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Medan
Program pascasarjana, Hukum Ekonomi, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Jakarta

KEAHLIAN
1. Ligitasi Komersial
2. Hukum Tanah dan Properti
3. Hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual
4. kepailitan

PENGALAMAN MENANGANI SENGKETA PERDATA, dengan klien antara lain
1. PT Toyota Astra Motor
2. Hyuandai Engenering & Construction Indonesia
3. PT Lippo Karawaci Tbk
4. PT XL Axiata Tbk
5. Bank Mutiara
6. PT Bank Jtrusts indonesia
7. Premier Oil
8. PT Merpati Nusantara Airlines
9. PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia
10. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero)
11. PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero)
12. PT Pelayaran Indonesia (Pelni)

PENGALAMAN MEMBERIKAN PELATIHAN HUKUM, antara lain kepada
1. Telkomsel
2. Hariff international
3. MNC Media
4. Bank Mutiara
5. Bank Harda International
6. PT Toyota Astra Motor

ASOSIASI PROFESI
1. Anggota Persatuan Advokat Indonesia (PERADI)
2. Anggota Asosiasi Konsultan HKI Indonesia (AKHKI)
3. Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI)
4. Ketua Bidang Pendidikan Asosiasi Konsultan HKI / AKHKI (2009-2013)
5. Anggota Komisi Pengawas (PERADI) 6. Ketua Forum Kajian Hukum Bisnis & Kepailitan

KANTOR
Nama Kantor : DEDY KURNIADI & CO LAWYERS
FAX : (62-21) 3911766

 

(dr. Endang S/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close