Terkait Kematian Marliem, Fahri Pertanyakan Mekanisme KPK Melindungi Saksi Kunci

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mempertanyakan mekanisme KPK melindungi saksi kunci sebuah kasus, pasca meninggalnya Direktur PT Biomorf Lone LCC Johannes Marliem yang disebut-sebut KPK sebagai saksi kunci kasus dugaan korupsi KTP Elektronik.

“Saksi kunci kan harusnya dilindungi karena keterangannya signifikan, relevan dan pernyatannya sangat dinanti,” kata Fahri di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (14/8).

Menurut Fahri seharusnya KPK meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk membantu karena menjadi kewenangannya.

Fahri menduga KPK tidak bisa mengoordinasikan tugas tersebut kepada LPSK bahkan institusi itu cenderung “takut” kepada KPK karena beberapa kasus sempat menanyakan apakah disetujui KPK atau tidak.

“Komnas HAM juga begitu, ketika orang meminta perlindungan HAM, Komnas bertanya bagaimana sikap KPK. Selain itu Direktorat Jenderal Imigrasi juga sama, mencekal atas perintah KPK padahal ada hukum imigrasi,” ujarnya.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close