Sama dengan TNI/Polri, Presiden Jokowi Naikan Tunjangan Kinerja Babinsa di Tahun Politik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah telah menetapkan kenaikan tunjangan Kinerja bagi anggota TNI dan Polri pada bulan Juni lalu. Besarnya kenaikan mencapai 70 persen dari tunjangan kinerja yang diterima selama ini dan akan diterima pada bulan Juli ini.

Selain itu, di tahun politik menjelang Pileg dan Pilpres 2019 ini, Presiden Jokowi juga sudah memerintahkan menaikan tunjangan operasional bagi anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa).

“Setahun yang lalu saya perintahkan Menkeu untuk disiapkan anggaran untuk tunjangan kinerja Babinsa mulai Juli ini. Saya enggak tahu apakah sudah diterima kenaikan kinerja Babinsa atau belum,” kata Jokowi kepada 4.500an Babinsa dalam Apel Besar Babinsa se-Indonesia di hanggar PT Dirgantara, Bandung, Selasa (17/7).

Presiden menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan Babinsa Tipe A dari Rp104 ribu per bulan menjadi Rp900 ribu per bulan dan Babinsa Tipe B dari Rp440 ribu per bulan menjadi Rp1,2 juta per bulan.

“Tunjangan tersebut akan dibayarkan tiga bulan sekali,” ujar Presiden.

Baca juga: Polri Minta Kenaikan Anggaran Rp 120 Triliun di Tahun 2019

Saat Presiden Jokowi bertanya apakah tunjangan tersebut sudah diterima, serempak seluruh Babinsa menjawab “Sudahhhhhh”.

“Benar sudah diterima? Karena catatan seperti ini perlu saya konfirmasi. Sehingga saya tanya tadi sudah diterima belum,” tanya Jokowi meyakinkan.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Babinsa merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan seluruh teritorial Indonesia, karenanya pemerintah mengapresiasi pengabdian Babinsa dengan menaikkan tunjangan.

“Kerja keras semuanya dan ikut membangun negara ini, terutama memberikan kestabilan politik dan keamanan, sangat diperlukan bagi cepatnya pembangunan di negara kita,” pungkas Presiden. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER