Ketua MPR Gagas Pembentukan Koalisi Nasional

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan melontarkan gagasan pembentukan koalisi nasional dalam mencari pemimpin nasional yang amanah dan pro rakyat.

“Gagasan koalisi nasional sasarannya untuk mengembalikan kedaulatan rakyat yang tergadaikan,” kata Zulkifli Hasan dalam pidatonya pada pembukaan Rakernas II Al Jam’iyatul Washliyah, di sebuah hotel berbintang, di Yogyakarta, Jumat (6/4).

Menurut Zulkifli, dalam demokrasi Pancasila yang diterapkan di Indonesia kedaulatan berada di tangan rakyat. Kalau rakyat menyadari kedaulatnnya maka rakyat akan menang besar karena jumlahnya sangat mayoritas.

“Sebaliknya kalau rakyat tidak sadar dan dimanfaatkan kepentingan tertentu, maka dapat melahirkan kesenjangan, baik ekonomi, sosial, dan politik,” katanya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencontohkan, kedaulatan rakyat Indonesia yang tergadaikan adalah dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada, cukup banyak rakyat Indonesia yang menukarkan hak pilihnya dengan amplop, sembako, kain sarung, dan sejenisnya.

Karena itu, untuk memberikan kesadaran terhadap rakyat sekaligus menjaga persatuan bangsa perlu digagas pembentukan koalisi nasional.

Koalisi nasional, kata dia, secara konprehensif sasaran untuk kepentingan nasional bangsa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli mengatakan dirinya melihat demokrasi di Indonesia saat ini banyak diwarnai transaksional sehingga dalam jangka panjang akan melahirkan kesenjangan. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER