Jala PRT: Pemerintah Enggan Bahas RUU Pekerja Rumah Tangga

0
29
Pekerja Rumah Tangga (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Koordinator Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) Lita Anggraini menilai negara belum bersungguh-sungguh melindungi pekerja rumah tangga yang bekerja di dalam negeri maupun luar negeri.

“DPR dan pemerintah tidak pernah bersedia bicara dan membahas situasi kerja layak pekerja rumah tangga,” kata Lita dihubungi di Jakarta, Rabu (14/2).

Menurut Lita, hal itu terbukti dengan keengganan DPR dan pemerintah untuk membahas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) dan ratifikasi Konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO) tentang Situasi Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga.

Loading...

“Ketidakmauan ini menunjukkan ketakutan para anggota DPR dan pejabat pemerintah sebagai majikan dan pelaku pelanggaran hak-hak pekerja rumah tangga,” tuturnya.

Selain itu, Lita mengatakan pemerintah juga belum mensyaratkan situasi kerja layak untuk melindungi pekerja rumah tangga dalam nota kesepahaman atau perjanjian dengan pemerintah negara tujuan kerja.

Lita menilai pemerintah menyepelekan situasi pekerja rumah tangga yang menjadi kebanyakan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

“Pemerintah juga belum bersungguh-sungguh membekali pekerja rumah tangga yang bekerja di luar negeri dengan program pendidikan dan pelatihan yang berbasis perlindungan,” katanya.

Selama ini, pemerintah terkesan menyerahkan pendidikan dan pelatihan bagi pekerja rumah tangga di luar negeri sepenuhnya kepada agen yang lebih mengutamakan keuntungan.

Karena itu, terkait kematian pekerja rumah tangga warga negara Indonesia di Malaysia, Lita menilai negara juga harus dituntut karena tidak memberikan perlindungan maksimal kepada tenaga kerja.

Sebelumnya, media Malaysia melaporkan pekerja rumah tangga warga negara Indonesia Adelina Lisio (21) meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia, Minggu (11/2).

Wanita asal Nusa Tenggara Timur itu bekerja di rumah semi terpisah di Taman Kota Permai dan diduga telah disiksa oleh majikannya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU