Jala PRT: Pemerintah Enggan Bahas RUU Pekerja Rumah Tangga

0
21
Pekerja Rumah Tangga (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Koordinator Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) Lita Anggraini menilai negara belum bersungguh-sungguh melindungi pekerja rumah tangga yang bekerja di dalam negeri maupun luar negeri.

“DPR dan pemerintah tidak pernah bersedia bicara dan membahas situasi kerja layak pekerja rumah tangga,” kata Lita dihubungi di Jakarta, Rabu (14/2).

Menurut Lita, hal itu terbukti dengan keengganan DPR dan pemerintah untuk membahas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) dan ratifikasi Konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO) tentang Situasi Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga.

“Ketidakmauan ini menunjukkan ketakutan para anggota DPR dan pejabat pemerintah sebagai majikan dan pelaku pelanggaran hak-hak pekerja rumah tangga,” tuturnya.

Selain itu, Lita mengatakan pemerintah juga belum mensyaratkan situasi kerja layak untuk melindungi pekerja rumah tangga dalam nota kesepahaman atau perjanjian dengan pemerintah negara tujuan kerja.

Lita menilai pemerintah menyepelekan situasi pekerja rumah tangga yang menjadi kebanyakan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

“Pemerintah juga belum bersungguh-sungguh membekali pekerja rumah tangga yang bekerja di luar negeri dengan program pendidikan dan pelatihan yang berbasis perlindungan,” katanya.

Selama ini, pemerintah terkesan menyerahkan pendidikan dan pelatihan bagi pekerja rumah tangga di luar negeri sepenuhnya kepada agen yang lebih mengutamakan keuntungan.

Karena itu, terkait kematian pekerja rumah tangga warga negara Indonesia di Malaysia, Lita menilai negara juga harus dituntut karena tidak memberikan perlindungan maksimal kepada tenaga kerja.

Sebelumnya, media Malaysia melaporkan pekerja rumah tangga warga negara Indonesia Adelina Lisio (21) meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia, Minggu (11/2).

Wanita asal Nusa Tenggara Timur itu bekerja di rumah semi terpisah di Taman Kota Permai dan diduga telah disiksa oleh majikannya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...