Hasil Rekomendasi Pansus KPK Disetujui Paripurna DPR

0
31
Paripurna DPR (Foto: Doc.Seruji)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Rapat Paripurna DPR menyetujui hasil rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Tugas dan Kewenangan KPK dan diharapkan ke depannya hubungan antara DPR dan KPK makin lebih baik.

“Apakah laporan Pansus Angket KPK dapat disetujui,” kata Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/2).

Setelah itu, seluruh anggota DPR yang hadir dalam Rapat Paripurna DPR itu menyatakan setuju dan Bambang mengetuk palu tanda persetujuan.

Dalam laporannya di paripurna, Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa menjelaskan pembentukan pansus didasarkan pada tiga hal, yaitu KPK belum mampu menunjukkan kinerjanya dengan maksimal yang ditandai, pertama, indikator persepsi korupsi yang belum kunjung membaik.

Menurut dia, apabila dibandingkan dengan negara-negara yang secara geografis mempunyai wilayah negara yang luas dan secara demografi mempunyai jumlah penduduk relatif banyak di dunia, terlihat bahwa Indeks Persepsi Korupsi Indonesia masih berada di bawah.

“Bahkan Indonesia jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara di kawasan Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi,” katanya.

Kedua, menurut dia, keuangan negara yang dikembalikan belum sepadan dengan keuangan negara yang digunakan untuk memberantas korupsi terlebih lagi dengan kewenangan besar yang dimiliki KPK.

Dia menjelaskan hal ketiga, sebagai “trigger mechanism”, KPK belum menjadikan instansi penegak hukum lebih bersinergi, cenderung berjalan sendiri, dan hal-hal lain yang secara politis masih menimbulkan pro-kontra di masyarakat, serta belum terciptanya keharmonisan dengan lembaga-lembaga negara lainnya.

“Proses pembentukannya diawali dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III dengan KPK hingga jam 01.00 dini hari. RDP menginginkan KPK lebih terbuka dalam memberikan keterangan terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenangnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan sebagai tindak lanjut dari fungsi pengawasan yang dilaksanakan oleh Komisi III terhadap KPK sebagai pelaksana UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK), anggota DPR mengajukan usul penggunaan hak angket terhadap Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi yang diatur dalam UU KPK.

Oleh karena itu, menurut dia, hak angket dibentuk bukan karena atas kasus yang sedang ditangani KPK, namun untuk menggali lebih jauh bagaimana pelaksanaan tugas dan wewenang KPK selama ini. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....