Mikul Dhuwur Mendhem Jero

Fahri Hamzah: Kalau Itu Omongan Basuki, Tanya Itu Konstitusi Negara Mana?

0
294
Fahri Hamzah, wakil ketua DPR RI.

JAKARTA – Pernyataan yang Cagub DKI Jakarta Ahok saat sertijab di Balai Kota, pada Sabtu (11/2) lalu menimbulkan reaksi beberapa pihak. Ahok mengatakan, jika calon pemilih di DKI Jakarta memilih berdasarkan agama, maka melawan konstitusi.

“Bapak ibu tahu persis kenapa pilih A, kenapa pilih B, kenapa pilih C. Jadi karena kalau berdasarkan agama, itu juga saya enggak melarang. Kita bisa berdebat soal itu, karena soal itu saya disidang. Tapi dapat saya katakan bahwa Anda melawan konstitusi di NKRI jika milih orang berdasarkan agama,” kata Ahok.

Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah mempertanyakan pernyataan Ahok tersebut merupakan konstitusi negara mana. Karena menurutnya, tidak ada satu konstitusi pun di Indonesia yang dilanggar jika memilih pemimpin berdasarkan agama.

“Dia bilang memilih pemimpin karena alasan agama melanggar konstitusi. Coba cek. Kalau itu omongan Basuki, tanya dia itu konstitusi negara mana? karena di UUD 45 gak ada,” tegas politisi PKS ini di akun Twitter-nya.

Fahri menambahkan, pertanyaannya itu adalah cara merespon supaya Ahok sadar bahwa Ahok salah negara atau salah konstitusinya ataupun Ahok ingin memaksakan keyakinannya (pendapatnya). Fahri juga mempertanyakan konstitusi mana yang dilanggar jika calon pemilih memilih berdasarkan agamanya dan menilai Ahok menggunakan kesempatan pidato sertijabnya atau forum resmi Pemda DKI Jakarta tersebut sebagai kampanye terselubung.

Padahal seperti kita ketahui, UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 telah menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu dan mewajibkan muslim memilih pemimpin muslim adalah sebuah ibadah yang diperintah Allah SWT pada Surat Al-Maidah ayat 51.

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya dari Myanmar

JENEWA, SERUJI.CO.ID - Badan pengungsi PBB pada Senin (25/9) menyerukan peningkatan dukungan buat sebanyak 436.000 pengungsi Rohingya yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh...
#savepartaigolkar

DPP Terindikasi Lakukan Politik Transaksional, Kader Golkar Jabar Kumpulkan Koin

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ribuan kader Golongan Karya se-Jawa Barat melakukan aksi pengumpulan koin sebagai bentuk sindiran terhadap DPP Partai Golkar yang terindikasi melakukan politik...

Politisi PKS: Soliditas PKS-Gerindra Harus Dijaga

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana menyatakan soliditas antara PKS dengan Gerindra harus dijaga dengan baik untuk bersama-sama membangun politik...

Pemerintah Sebut Investasi Dana Haji Tingkatkan Nilai Manfaat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Nizar Ali menyampaikan dana haji berpotensi meningkat nilai manfaatnya bila diinvestasikan. "Peningkatan nilai manfaat...
miras

Bupati Kaget Ada 1.379 Lokasi Pedagang Miras di Wilayahnya

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin kaget dengan menyebarnya pedagang minuman keras/beralkohol hingga tercatat sebanyak 1.379 lokasi di wilayahnya. Oleh karenanya, ia...
bps

Peringati Hari Statistik Nasional, BPS Serukan Pembangunan Berlandaskan Data

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Secara nasional, tanggal 26 September diperingati sebagai Hari Statistik Nasional (HSN). Dalam peringatan HSN 2017 tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS)...