Fahri Hamzah: Kalau Itu Omongan Basuki, Tanya Itu Konstitusi Negara Mana?

0
299
Fahri Hamzah, wakil ketua DPR RI.

JAKARTA – Pernyataan yang Cagub DKI Jakarta Ahok saat sertijab di Balai Kota, pada Sabtu (11/2) lalu menimbulkan reaksi beberapa pihak. Ahok mengatakan, jika calon pemilih di DKI Jakarta memilih berdasarkan agama, maka melawan konstitusi.

“Bapak ibu tahu persis kenapa pilih A, kenapa pilih B, kenapa pilih C. Jadi karena kalau berdasarkan agama, itu juga saya enggak melarang. Kita bisa berdebat soal itu, karena soal itu saya disidang. Tapi dapat saya katakan bahwa Anda melawan konstitusi di NKRI jika milih orang berdasarkan agama,” kata Ahok.

Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah mempertanyakan pernyataan Ahok tersebut merupakan konstitusi negara mana. Karena menurutnya, tidak ada satu konstitusi pun di Indonesia yang dilanggar jika memilih pemimpin berdasarkan agama.

“Dia bilang memilih pemimpin karena alasan agama melanggar konstitusi. Coba cek. Kalau itu omongan Basuki, tanya dia itu konstitusi negara mana? karena di UUD 45 gak ada,” tegas politisi PKS ini di akun Twitter-nya.

Fahri menambahkan, pertanyaannya itu adalah cara merespon supaya Ahok sadar bahwa Ahok salah negara atau salah konstitusinya ataupun Ahok ingin memaksakan keyakinannya (pendapatnya). Fahri juga mempertanyakan konstitusi mana yang dilanggar jika calon pemilih memilih berdasarkan agamanya dan menilai Ahok menggunakan kesempatan pidato sertijabnya atau forum resmi Pemda DKI Jakarta tersebut sebagai kampanye terselubung.

Padahal seperti kita ketahui, UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 telah menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu dan mewajibkan muslim memilih pemimpin muslim adalah sebuah ibadah yang diperintah Allah SWT pada Surat Al-Maidah ayat 51.

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Ustadz Mokhammad Nasih

Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan...
Rudi Suhartanto

Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

SERANG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang. Sekretaris...

Jatim Jadi Tuan Rumah Workshop APPSI 2017

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 21-23 November 2017. Workshop yang...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...