Fahira: Jakarta Muharram Festival, Mimpi Warga yang jadi Kenyataan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gelaran Jakarta Muharram Festival 2019 untuk menyambut tahun baru Islam 1441H berlangsung khidmat dan meriah. Warga Jakarta khususnya umat muslim yang sejak lama memimpikan pergantian tahun dalam kalender Islam ini menjadi agenda rutin pemerintah provinsi (Pemprov) akhirnya untuk pertama kalinya terwujud pada tahun 2019 ini.

Kesuksesan acara ini menjadi dasar yang kuat menjadikan Jakarta Muharram Festival sebagai event resmi yang wajib dihelat siapapun pemimpin Jakarta kelak.

“Tidak hanya meriah, tetapi juga berlangsung khidmat. Seumur hidup tinggal di Jakarta baru kali ini saya menyaksikan malam pergantian Tahun Baru Islam dirayakan dengan begitu suka cita oleh segenap warga. Ini (Jakarta Muharram Festival) seperti mimpi warga terutama umat Islam Jakarta yang jadi kenyataan,” ujar Anggota DPD RI atau Senator DKI Jakarta Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9).

Fahira mengungkapkan, sepanjang lebih dari 5 tahun dirinya turun ke warga baik saat kampanye sebagai calon senator, sebagai Anggota DPD RI, dan saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, salah satu keinginan terpendam warga adalah Pemprov memfasilitasi peringatan berbagai hari besar keagamaan.

Keinginan ini terlontar, ungkap Fahira, karena warga merasa periode-periode pemimpin sebelumnya acara peringatan keagamaan seperti tahun baru Islam digelar seadanya dan kebanyakan inisiatif warga.

“Dulu, acara Malam Tahun Baru Islam biasanya inisiatif warga. Di gelar di kampung-kampung atau sekitar lingkungan warga. Tetapi kini digelar secara meriah langsung di jantungnya kota Jakarta. Saya berterimakasih dan mengapresiasi inisiatif Pemprov DKI dan para pemangku kepentingan yang sudah bersedia mewujudkan keinginan warga Jakarta ini. Jakarta Muharram Festival 2019 layak menjadi event resmi Jakarta,” tukas Wakil Ketua Komite I DPD RI ini.

Sebagai informasi, Jakarta Muharram Festival 2019 yang baru pertama kali digelar merupakan inisiasi dari Pemprov DKI berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait. Acara ini digelar di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia pada Sabtu (31/8) lalu.

Acara dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan dimeriahkan dengan beragam acara, pertunjukan dan penampilan. Mulai dari Halal Food Festival, Beauty Jakarta Festival, Muharram Concert, Piala Gubernur Pawai Obor, dan Fire Dance. Tari Topeng, Palang Pintu, Lenong dan Pantun, hingga Ondel-ondel feat Perkusi Marawis.

Pemprov DKI juga menmapilkan pertunjukan Water Screen Projection Laser di air mancur Bundaran HI dan 3D Project Mapping Building. Ada juga Fire Dance hingga Beauty of Jakarta Festival yang semakin memeriahkan suasana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER