DPR Soroti Peran Strategis Kemdikbud-Kemristekdikti

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menilai mitra Komisi X yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) memiliki peran strategis dalam memproduksi sumber daya manusia unggul.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (10/4), anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) itu menegaskan peran penting kedua kementerian tersebut sebagai produsen SDM yang merupakan investasi penting dalam pembangunan.

Anggota legislatif dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX ini mengatakan, pendidikan adalah salah satu isu penting dalam pembangunan.

“Dengan anggaran Kemendikbud dan Kemenristekdikti yang total berjumlah Rp81 miliar, kedua kementerian itu harus memanfaatkan dana tersebut secara optimal dan tepat sasaran,” kata Abdul Fikri.

Menurut Abdul Fikri Faqih, optimalisasi anggaran yang baik akan terwujud dalam pelaksanaan kebijakan serta menciptakan program-program yang pelaksanaannya dapat mendorong perbaikan dalam membangun sumber daya manusia.

“Peningkatan kualitas pembangunan manusia yang semakin baik dapat menjadikan kinerja ekonomi yang semakin meningkat,” ujar Abdul Fikri.

Ia berharap, pendidikan yang merupakan upaya peningkatan kualitas pembangunan manusia ini akan melahirkan SDM yang berkualitas, memiiki pengetahuan, keterampilan dan penguasaan terhadap teknologi serta dapat menumbuhkan iklim bisnis yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2017 berada pada 70,99. Tahun 2018 ini, pemerintah menargetkan angka tersebut dapat naik menjadi 71,5. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.