close

DPR: Produsen Makanan Berbahaya Harus Ditindak Tegas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi IX DPR Imam Suroso meminta berbagai pihak terkait menindak lebih tegas peredaran makanan, yang mengandung zat berbahaya seperti formalin.

“Saya minta produsen dan pengedar yang menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) harus ditindak tegas. Jangan sampai rakyat diracun gara-gara mengonsumsi makanan yang tidak sehat, kedaluwarsa maupun berpengawet,” kata Imam dalam rilis di Jakarta, Rabu (16/5).

Imam juga telah melakukan sidak ke Pasar Baru, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Mei 2018 bersama-sama Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Semarang Endang Pujiwati.

Dalam kesempatan tersebut, politisi PDIP itu menekankan bahwa aktivitas seperti sidak ini perlu dilanjutkan apalagi mengingat menjelang Puasa dan Lebaran konsumsi makanan dan minuman akan meningkat tajam.


Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak masyarakat teliti sebelum membeli produk makanan dan elektronik guna mencegah peredaran barang berbahaya.

“Melalui peringatan Hari Konsumen Nasional tahun ini, kami sampaikan masyarakat lebih cerdas dan teliti sebelum membeli produk,” kata Enggartiasto usai menghadiri puncak peringatan Harkonas 2018 di Pangkalpinang, Selasa (24/4).

Ia mengatakan saat ini Indonesia menghadapi arus barang dari berbagai daerah dan negara yang tidak mungkin dihentikan.

Untuk itu, masyarakat harus cerdas memilih produk tersebut dengan mengetahui apakah barang tersebut sudah memiliki SNI. Seluruh penjelasan barang sudah berbahasa Indonesia dan ketentuan peredaran barang lainnya.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memilih produk dalam negeri yang lebih berkualitas,” katanya.

Di sejumlah daerah memang sedang meningkatkan pengawasan, seperti Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Sulawesi Tenggara, yang meminta warga setempat untuk mewaspadai pangan berbahaya atau mengandung zat berbahaya selama Ramadhan.

“Sebagaimana biasanya, ketika Ramadhan maka akan tumbuh usaha penganan yang menjual berbagai takjil. Itu harus diwaspadai dari bahan yang digunakan seperti formalin,” kata Kepala BPOM Kendari, Leonard Duma, di Kendari, Selasa (15/5).

Ia mengaku akan meningkatkan intensitas pengawasan, untuk mencegah beredarnya makanan takjil yang mengandung bahan berbahaya.

Sementara itu, Balai Pengawasan Obat dan Makanan Palangka Raya, Kalteng, mengajak masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, lebih mengenali produk makanan dan obat-obatan yang bisa membahayakan kesehatan.

“Kami terus berupaya mengefektifkan pengawasan dan pemberdayaan masyarakat agar masyarakat mampu melindungi diri dari obat dan makanan yang tidak sesuai ketentuan dan membahayakan kesehatan,” kata Kepala Balai POM Palangka Raya Trikoranti Mustikawati di Sampit, Sabtu (5/5).

Trikoranti mengatakan, kegiatan itu merupakan upaya pengawasan obat dan makanan dengan lebih dulu menarget sektor hulu. Yakni, dengan memberi edukasi kepada masyarakat tentang produk makanan dan obat berbahaya sehingga masyarakat bisa lebih waspada. (Ant/SU02)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Jokowi Berikan Tiga “Hadiah” Untuk Warga Dumai Saat Kampanye Terbuka

Jokowi memberikan tiga macam 'hadiah' kepada warga Dumai saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa (26/3).

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

Kampanye di Dumai Dipenuhi Lautan Massa Pendukung, Jokowi Optimis Menang di Riau

"Insya Allah di Provinsi Riau semakin baik, semakin baik," kata Jokowi di kedai kopi Arabica, Dumai, Selasa (26/3) malam.

VIRAL: Video Lautan Manusia Hadiri Kampanye Prabowo di Mataram

Terlihat lautan manusia tidak hanya memenuhi Lapangan di Ibu Kota NTB tersebut, juga memadati jalan-jalan yang mengarah ke lokasi kampanye.

Jokowi Berikan Tiga “Hadiah” Untuk Warga Dumai Saat Kampanye Terbuka

Jokowi memberikan tiga macam 'hadiah' kepada warga Dumai saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa (26/3).

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tiba di Dumai, Jokowi Jalan Kaki Bersama Ribuan Peserta Karnaval ke Lokasi Kampanye Akbar

Sekitar 2.000 peserta karval menyambut Jokowi, dengan mengenakan berbagai busana adat nusantara dan memainkan berbagai alat kesenian, seperti Marching Band, Barongsai, Reog, Talempong dan Tambua, serta lainnya.

Begini Alasan Dumai Dipilih Jadi Lokasi Kampanye Akbar Jokowi di Riau

Ditargetkan Jokowi menang 60 persen di Riau, kata TKD Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tidak Lagi Hukum Penjara, Brunei Akan Terapkan Hukum Rajam Sampai Mati Bagi LGBT

hukuman yang mulai berlaku pada tanggal 3 April mendatang, menyusul berlakunya Undang Undang baru tersebut, berupa hukuman cambuk atau rajam (dilempari batu) sampai mati untuk pelaku LGBT.