DPR Minta Fit and Proper Tes Marsekal Hadi Tjahjanto Sebelum Reses

0
76
Abdul Kharis Almasyhari
Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari berharap fit and proper test calon Panglima TNI sebelum memasuki masa reses akhir tahun 2017. Menurutnya, fit and proper test lebih cepat akan lebih baik.

“‎Sehingga sebelum masa reses ini kita sudah bisa melakukan fit and proper test, sebagaimana tugas Komisi I DPR RI,” ujar Kharis, di Jakarta, Senin (4/12).

Saat ini, Presiden Jokowo sudah mengutus Menteri Sekertaris Negara, Pratikno untuk mengantarkan surat pengajuan pergantian Panglima TNI kepada pimpinan DPR. ‎Komisi I pun menunggu proses di  Pimpinan DPR RI dan Badan  Musyawarah sebelum memanggil calon Panglima untuk dilaukan uji kepatutan.

Dalam surat tersebut diketahui, ‎Presiden telah mengirim nama pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan pensiun Maret 2018 mendatang. ‎ “Saya secara pribadi sangat berterima kasih kepada Pak Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Dedikasi, kesungguhan profesionalisme dan kecakapan beliau memimpin TNI semoga dilanjutkan dan dikembangkan oleh penerus estafet kepemimpinan yang baru kelak,” ujar politikus PKS ini.

Dikabarkan oleh Pimpinan DPR RI kepada media beberapa saat yang lalu, Presiden Jokowi hanya mengirim satu nama untuk diuji kelayakan dan kepatutannya oleh Komisi I DPR, dengan hanya menuliskan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menjadi Panglima TNI.

Semua anggota DPR RI, imbuh Kharis, khususnya Anggota Komisi I punya hak dan kewajiban yang sama untuk menelaah, memberikan penilaian apakah menerima atau mengembalikan surat Presiden Jokowi terkait pergantian Panglima TNI ini.

“Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kalau dilihat masa dinasnya di antara Kepala Staf angkatan termasuk yang masih lama. Rekam jejak beliau sebagai KSAU juga bagus seperti keberhasilannya merevitalisasi alutsista TNI AU lebih modern dan tangguh sesuai jamannya,” ujar Kharis.

Seperti diketahui, DPR akan memasuki masa reses mulai 14 Desember 2017. DPR akan bersidang lagi pada 8 Januari 2018.

Sementara, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memiliki karir yang moncer di bidang militer. Ia pernah menjabat Komandan Lanud Adi Soemarno, Solo pada 2010-2011, kemudian pada 2015 menjabat Komandan Lanud Abdulrachman Saleh.

Karirnya terus meroket. Ia tercatat pernah menduduki kursi Direktur Operasi dan Latihan Basarnas dan Kepala Dinas Penerangan TNI AU. Kemudian sejak 2015, ia mulai dekat dengan Istana dengan menjabat sebagai Sekertaris Militer Presiden, Irjen Kementrian Pertahanan, dan dilantik menjadi KSAU pada 18 Januari 2017. (Achmad/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU