DPR Kutuk Keras Serangan Israel Kepada Warga Palestina

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras serangan tentara Israel kepada warga Palestina yang sedang berdemonstrasi di perbatasan Gaza dan Israel.

“Serangan tentara Israel terhadap ribuan warga Palestina yang berdemontrasi damai, itu sungguh di luar peri kemanusiaan,” kata Abdul Kharis melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (2/4).

Abdul Kharis menyatakan duka cita mendalam dan solidaritas penuh kepada korban dan keluarga korban akibat aksi serangan tentara Israel.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyatakan, kecewa dengan sikap Amerika Serikat terkait penembakan yang dilakukan tentara Israel kepada demonstran.

“Amerika Serikat seperti menutup mata terhadap perilaku tentara Israel yang menembakkan peluru tajam ke arah demonstran,” kata Kharis.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah V ini juga mengingatkan adanya amanah Konstitusi terkait kemerdekaan Palestina, dan penembakan yang dilakukan tentara Israel terjadi salah satunya faktornya karena Palestina belum merdeka.

Kharis menegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 termaktub secara jelas amanat konstitusi, “Bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan”.

“Karena itu, soal Palestina bukan sekedar isu agama, tapi Indonesia melihatnya sebagai isu kemerdekaan suatu bangsa. Kemerdekaan Palestina,” kata Kharis.

Kharis mengimbau Pemerintah Indonesia dapat mendorong Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar rapat darurat, dan membentuk Tim Independen yang melakukan investigasi dan melaporkan hasilnya kepada dunia atas kejadian di Gaza kemarin.

Menurutnya, Israel memiliki tanggung jawab terhadap hak asasi manusia dan kemanusiaan internasional untuk melindungi warga sipil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER