DPR: Keberadaan Polisi Parlemen Tidak Batasi Akses Rakyat

0
6
Foto : Teropong Senayan.com

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan keberadaan polisi parlemen dalam sistem pengamanan baru di kompleks parlemen tidak akan membatasi akses rakyat bertemu dengan para wakilnya.

“Prinsipnya bukan membatasi jarak antara rakyat dengan wakilnya, namun ini tindak lanjut dari peningkatan keamanan gedung parlemen sebagai objek vital yang sudah direncanakan lama,” kata Taufik, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/2).

Dia mengakui memasuki tahun politik yaitu menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, perlu penekanan dalam aspek kenyamanan dan keamanan di kompleks parlemen.

Menurut dia, nota kesepahaman yang telah ditanda tangani antara DPR dengan Polri, untuk menjamin keamanan masyarakat yang ingin bertemu wakilnya dan juga bagi anggota parlemen.

“Hal yang pasti adalah meningkatkan rasa aman bukan hanya bagi anggota parlemen, namun juga wartawan dan masyarakat ke gedung parlemen. Standar pengamanannya diserahkan kepada Polri,” ujarnya.

Taufik yang juga Wakil Ketua Umum DPP PAN itu menjelaskan bahwa gedung parlemen sebagai objek vital harus mendapatkan pengamanan yang sama dengan objek vital lainnya.

Dia mengatakan perlu pemahaman bersama bahwa gedung parlemen sebagai simbol negara dan juga objek vital, namun selama ini standar pengamanannya masih longgar karena orang bebas keluar dan masuk tanpa meninggalkan identitas.

“Nanti kalau ada konstituen yang ingin bertemu wakilnya bisa meninggalkan kartu identitas, sehingga pengamanannya lebih terstruktur dan tertib, sehingga terstandarisasi,” katanya lagi.

Taufik juga menjelaskan sistem pengamanan baru parlemen tersebut tetap melibatkan Pengamanan Dalam (Pamdal) yang selama ini menjaga situasi keamanan gedung parlemen namun teknisnya berbeda dibandingkan sebelumnya.

Menurut dia, dalam format sistem pengamanan yang baru, personel kepolisian mengamankan di eksternal gedung, sedangkan di dalam gedung parlemen pengamanannya ditangani oleh Pamdal.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....