Buka Kran Impor, Mendag Bunyikan Lonceng Kematian untuk Petani

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi IV DPR, Firman Soebagyo mengaku kecewa atas kebijakan pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang dipimpin Enggarstiato Lukito yang secara terbuka dan besar-besaran membuka seluruh impor bahan kebutuhan pokok seperti beras, garam, daging hingga jagung.

Menurutnya, Menteri perdagangan (Mendag) sudah membunyikan “lonceng kematian” untuk petani. Karena, kebijakan impor itu merupakan bagian dari akrobat kebijakan politik Mendag menjelang pemilu yang tanpa melihat bagaimana sakitnya hati rakyat, khususnya petani.

“Betapa pedihnya hati rakyat, khususnya petani yang sudah bersusah payah untuk berupaya secara mandiri melakukan usaha taninya karena satu-satunya yang bisa mereka lakukan demi mempertahankan hidupnya melalui panen ternyata sia-sia dengan membuat kebijakan seluruh impor kebutuhan pokok,” kata Firman kepada SERUJI melalui pesan singkat, Senin (5/2).

Sebelumnya, Enggarstiato mengeluarkan kebijakan impor kebutuhan pokok seperti impor beras sebanyak 500 ribut ton, impor garam 3,7 juta ton, impor daging kerbau sebanyak 50 ribu ton dibagi 2 kuota dan terakhir impor jagung.

Politikus Golkar ini melanjutkan, meski pemerintah sebelumnya memberikan dukungan kepada seluruh petani baik dari sisi apapun. Tapi nyatanya, petani harus menelan pil pahit karena pemerintah khususnya Kemendag lebih memilih melakukan impor bahan pokok ketimbang harus menyerap hasil jerih payah petani sendiri.

“Sebagai wakil rakyat mewakili aspirasi rakyat khususnya petani amat merasakan kekecewaanya kepada Mendag yang hanya duduk dibelakang meja tanpa mau turun ke lapangan mengecek langsung kepada Kepala daerah bagaimana situasi dibawah sana. Dan seakan-akan Mendag seperti kucing-kucingan mengejar target genjot import demi kepentingan tertentu demi tahun politik ini,” sesal Firman yang juga Wakil Ketua Baleg DPR ini. (Herdi S/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER