Bamsoet: Peningkatan Keamanan Tidak Batasi Interaksi Dengan Rakyat

0
4
Ketua DPR Bambang Soesatyo (foto: istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan penandatanganan nota kesepahaman antara DPR dan Polri dalam peningkatan keamanan di kompleks parlemen bukan bertujuan membatasi interaksi anggota DPR dengan masyarakat.

Bambang di Jakarta, Kamis (15/2), menjelaskan bahwa latar belakang kesepakatan tersebut adalah hanya untuk meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan parlemen.

Hal itu, menurut dia, terutama mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan dan ancaman keamanan terhadap seluruh karyawan, anggota DPR, wartawan, maupun rakyat yang datang berkunjung ke kawasan MPR/DPR/DPD RI senayan.

“DPR RI sebagai lembaga negara yang merupakan salah satu objek vital sehingga diperlukan peningkatan sistem keamanan,” ujarnya.

Menurut dia, situasi di lingkungan kompleks parlemen harus dikelola dengan baik dan teruji dengan memiliki kemampuan taktis maupun teknis keamanan.

Selain itu, dia mengatakan bahwa harus memiliki akses koordinasi, baik dengan Polri maupun TNI, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan DPR.

“Pimpinan DPR meminta Badan Legislasi dan Badan Keahlian DPR serta Kesekjenan DPR untuk menindaklanjuti hasil nota kesepahaman yang dimaksud,” katanya.

Sebelumnya, DPR RI dan kepolisian menandatangani nota kesepahaman peningkatan pengamanan kompleks parlemen sebagai salah satu objek vital guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kendati demikian, tetap mendekatnya institusi tersebut dengan masyarakat.

“Ini dalam rangka meningkatkan keamanan bukan dari kritik dan imunitas. Ini telah lama kami bahas sejak ada berbagai peristiwa bom-bom bunuh diri beberapa waktu lalu,” kata Bambang.

Ia mengatakan bahwa peningkatan keamanan di lingkungan kompleks parlemen sangat penting, salah satunya dalam upaya meningkatkan muruah institusi legislatif.

Menurut dia, setelah kesepahaman tersebut dicapai, akan terdapat polisi parlemen yang konsepnya sudah lama dirancang untuk menjamin keamanan parlemen. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....