SBY : Pilihlah Gubernur yang Pandai Menjaga Perkataan dan Tindakannya

100

JAKARTAInsya Allah, 15 Februari 2017 mendatang rakyat Jakarta akan kembali memilih gubernurnya yang baru. Semoga kita semua dituntun oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar bisa memilih gubernur yang terbaik. Jika pilihan kita salah, Jakarta akan gagal menjadi kota yang lebih aman, lebih adil, lebih maju, lebih sejahtera dan lebih bermartabat di masa depan.

Hal itu ditegaskan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dalam akun Facebook-nya Minggu (12/1).

Ditulis pula oleh SBY bahwa warga DKI Jakarta tentu akan memilih gubernur yang amanah, jujur, cakap dan menyayangi rakyatnya. Gubernur yang tegas, adil, konsisten dan taat hukum serta undang-undang. Gubernur yang bekerja untuk semua, baik kelas atas, kelas menengah maupun kelas bawah. Gubernur yang memikirkan semua warganya ~ yang kaya dan yang miskin, yang sudah maju dan yang belum maju.

“Gubernur yang pandai menjaga perkataan dan tindakannya, agar tidak mengganggu kebhinnekaan masyarakat Jakarta yang berbeda-beda dalam agama, etnis, suku bangsa, dan asal daerahnya, “ tegasnya.

SBY juga mengajak warga DKI untuk memilih gubernur yang bisa memajukan perekonomian Jakarta, meningkatkan taraf hidup rakyat, dan mengurangi pengangguran agar saudara-saudara kita mendapatkan lapangan pekerjaan yang halal dengan penghasilan yang layak. Gubernur yang bisa menggalakkan investasi dan bisnis, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah. Gubernur yang mampu melaksanakan pemerintahan yang baik dan birokrasi yang memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.

“Gubernur yang memajukan pendidikan dan kesehatan masyarakat, agar anak-anak Jakarta makin pintar dan warganya semakin sehat. Gubernur yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk guru-guru agama, kesejahteraan pegawai dan karyawan Pemprov Jakarta,” katanya dalam laman tersebut.

Bahkan SBY mengingatkan agar gubernur DKI ke depan adalah yang mampu menjaga keamanan Jakarta, sehingga kejahatan dan gangguan keamanan dapat diperangi dengan baik, termasuk kejahatan narkoba yang menghancurkan generasi bangsa. Gubernur yang mampu memberdayakan RT dan RW untuk memastikan semua warga di manapun mendapatkan pelayanan, kemudahan dan jaminan keamanan di lingkungannya. Gubernur, yang setelah dilakukan pengkajian, berani menghentikan objek-objek reklamasi yang nyata-nyata merusak dan tidak memenuhi syarat, serta tidak memberikan solusi bagi para nelayan dan warga yang kehilangan mata pencahariannya.

Kepada pemilih, SBY juga mengingatkan agar jangan mau diancam oleh siapapun. Jika merasa diancam laporkan kepada Bawaslu dan pihak-pihak yang berwajib. TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN) adalah milik negara, milik rakyat. Mereka harus netral, adil dan tidak berpihak. Awasi semuanya agar tidak membiarkan kecurangan berlangsung. Jangan rela suara masyarakat Jakarta dicuri, sehingga jika ada orang yang bukan penduduk Jakarta ikut memilih, baik dari luar Jakarta maupun dari negara lain (orang asing), lakukan pencegahan dan laporkan kepada Bawaslu dan pihak-pihak yang berwajib.

 

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama