Relawan TGB Bengkalis Deklarasikan Zainul Majdi Jadi Capres 2019

BENGKALIS, SERUJI.CO.ID – Dukungan terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi untuk maju pada pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2019-2024 terus bermunculan di berbagai daerah termasuk di Bengkalis.

Setelah di Provinsi Riau dan Pelalawan Riau, kali ini dukungan serupa muncul di Kabupaten Bengkalis dan pengurus TGB Kabupaten Bengkalis mendeklarasikan TGB Zainul Majdi untuk maju sebagai calon Presiden RI 2019-2024 yang digelar di salah satu hotel di Bengkalis, Ahad (11/3).

“Dukungan terhadap TGB Zainul Majdi ini merupakan panggilan jiwa dan raga kami, karena melihat kondisi hari ini, deklarasi ini murni lahir dari hati nurani tanpa ada intervensi dari manapun, kita lihat kondisi agama kita hari ini, sehingga kita bertekad untuk mendukung TGB menjadi capres,” kata Ketua Pengurus TGB Kabupaten Bengkalis Wan Muhammad Sabri di Bengkalis, Ahad (11/3).

Dikatakan Wan Muhammad Sabri, sejak NTB di bawah kepemimpinan TGB, Gubernur satu ini sukses membawa kemakmuran serta berhasil mensejahterakan rakyatnya terutama para petani. Bahkan begitu banyak prestasi yang didapatkan TGB tersebut.

Menurutnya, betapa luar biasanya wawasan Alumni S3 Universitas Al Azhar yang telah hafal Al Quran 30 juz itu dalam membicarakan semua permasalahan yang dihadapi di Indonesia saat ini.

“Kita yakin dan percaya jika sosok Tuan Guru Bajang Zainul Majdi mampu melanjutkan prestasi kepemimpinannya pada level nasional, kita yakin TGB akan Amanah sehingga bisa membawa rakyat indonesia kearah kemakmuran dan kesejahteraan yang berkeadilan,” ujar Wan Muhammad Sabri lagi.

Dia menjelaskan, setelah kepengurusan Sahabat TGB kabupaten Bengkalis dan se-Kecamatan terbentuk, selanjutnya akan mensosialisasikan TGB Zainul Majdi keseluruh pelosok desa yang ada di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. (Ant/SU05)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER