Yogya Kisruh Pilkada, PDI-P Gugat ke MK

2
264
Masa PDI-P Saat Kampanye di Yogyakarta

YOGYAKARTA – Kisruh Pilkada di Yogyakarta, membuat banyak kalangan ikut prihatin. Awalnya, kekisruhan berawal dari penghitungan sementara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Yogyakarta. Dimana pasangan calon petahana, Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi, unggul sementara atas Imam Priyono Putranto-Achmad Fadli. Haryadi-Heroe unggul 50,30 persen suara dan Imam-Achmad memperoleh 49,70 persen suara.

Yogya pun jadi ramai konvoi. Pantuan SERUJI, ratusan kendaraan bermotor melakukan pawai dimana-mana, terutama yang menggunakan kostum merah. Jalan-jalan ditengah kota Yogyakarta penuh motor pawai massa itu, konvoi-konvoi itu dikhawatirkan akan menyebabkan gesekan antar warga.

Gubernur DI Yogyakarta,  Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong polemik terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kota Yogyakarta diselesaikan melalui jalur hukum yakni melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sebaiknya lanjut ke proses hukum ke MK saja, semua pasangan calon kan punya hak lapor (ke MK), asalkan punya dasar rasional,” ujar Sultan.

Usulan Sultan ternyata didengar.  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berencana menggugat hasil Pilkada Kota Yogyakarta ke Mahkamah Konstitusi. PDIP menuding ada manipulasi dalam rekapitulasi suara, sehingga calon mereka, Imam Priyono Putranto dan Achmad Fadli kalah dalam pilkada itu.

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto,  menegaskan, fakta-fakta di lapangan ada penyalahgunaan surat keterangan.

“Ada upaya menghalang-halangi warga tertentu, terutama simpatisan pasangan calon Imam Priyono Putranto-Achmad Fadli, untuk menggunakan hak pilihnya. Selain itu, ada pula dugaan praktik politik uang (money politic) dalam pilkada tersebut, ,” tegas Sekretaris Jenderal PDIP, di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (26/2)

EDITOR: Yus Arza/Harun S

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...