Wali Kota Pemegang Rekor Khatam Qur’an Massal Ini Unggul di Hitung Cepat Pilgub Kalbar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Pontianak yang turut bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat (Kalbar) 2018, Sutarmidji berhasil unggul dari dua pesaingnya, berdasarkan quick count atau hitung cepat beberapa lembaga survei.

Sutarmidji adalah Wali Kota Pontianak dua periode yang pada masa jabatan keduanya pada bulan Oktober 2017, menyelenggarakan Khataman Alqur’an massal yang memecahkan rekor MURI dengan 27.649 peserta.

Dalam quick count Pilgub Kalbar 2018, Sutramidji yang berpasangan dengan Ria Norsan, Bupati Mempawah dua periode, unggul dari pasangan nomor urut dua Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot dan pasangan urut satu Milton Crosby-Boyman Harun.

Milton Crosby-Buyman Harun didukung koalisi partai Gerindra dan PAN, Karolin-Gidot didukung koalisi PDI Perjuangan, Demokrat dan PKP, sementara Sutarmidji-Norsan didukung Partai Golkar, Nasdem, PKS, dan PPP.

Berdasarkan hasil hitung cepat LSI Denny JA, pasangan nomor urut tiga Sutarmidji-Norsan unggul dengan perolehan suara 58,29 persen, Karolin-Gidot 34,35 persen, dan Milton-Boyman 7,37 persen.

Baca juga: Berhasil Pecahkan Rekor, MURI: Peserta Khataman Al-Qur’an Massal Luar Biasa

Sutarmidji-Norsan unggul di 11 kabupaten/kota di Kalbar, meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Sambas, Kubu Raya, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Ketapang, dan Kayong Utara. Karolin-Gidot, unggul di tiga kabupaten meliputi Landak, Bengkayang dan Kota Singkawang.

Menurut LSI Denny JA, data yang digunakan untuk hitung cepat diambil dari jumlah sampling pada 355 TPS, dimana sampel tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih dan dipilih secara acak di seluruh Kalbar.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Israel Kembali Serang Gaza, 10 Tewas

SERUJI.CO.ID - Tentara pendudukan Israel telah melakukan beberapa serangan...

Inilah 4 Jenis Nazhir: Anda Masuk Kategori Manakah?

Oleh: Imam Nur Azis Komisioner Badan Wakaf Indonesia (BWI) 2017-2020 SERUJI.CO.ID...

Janganlah Menyebut Nama Rasulullah Muhammad SAW Tanpa Gelar

SERUJI.CO.ID - Memanggil Rasulullah Muhammad sholallahu 'alaihi wassallam (SAW)...

Menua: Agar Otak Tak Ikut Beruban

oleh dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. Dalam perjalanan...

Ngotot Pertahankan Mardani Maming sebagai Bendum, Kantor PBNU Bisa Diperiksa KPK

Dengan tidak menonaktifkan, mau tak mau PBNU terkait dengan Mardani yg saat ini buron. Maka jangan salahkan KPK jika nanti dalam proses pencarian Mardani akan memeriksa kantor PBNU.

Turunkan Berat Badan Sedikit, Manfaatnya Banyak.

oleh dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. Menurunkan berat...

TERPOPULER