Tuai Kritik Terkait Penundaan Pengumuman Tersangka, Wiranto: Ini Hanya Himbauan

1
95
Jendral TNI (purn) Wiranto, Menko Polhukam.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (menkopolhukam) Wiranto menyampaikan bahwa tidak memaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda pengumuman terkait calon kepala daerah dalam Pilkada 2018 yang menjadi tersangka kasus korupsi.

“Tidak ada paksaan soal (penundaan pengumuman) itu. Semua bersifat imbauan,” ujar Wiranto di Hotel Millennium, Jakarta, Selasa (13/3).

Mantan Panglima TNI itu menerangkan permintaan penundaan tersebut dikeluarkan bukan untuk menghambat tugas dan pekerjaan Lembaga Antirasuah.

Menurut dia, permintaan itu disampaikan agar KPK dapat mempertimbangkan ulang pelaksanaan kebijakannya terhadap calon kepala daerah yang diduga terlibat korupsi, sehingga kemudian tidak mengganggu perhelatan Pilkada 2018.

“Ini merupakan suatu komunikasi yang kita jamin agar pilkada itu aman, tidak diwarnai dengan kericuhan, dan agar pilkada yang kita harapkan menjadi tonggak demokrasi ini dapat berjalan lancar,” jelas Wiranto.

“Tapi kalau kemudian (KPK) tidak mau, ya silakan saja. Namanya juga bukan pemaksaan,” ucap Menko Polhukam.

Baca juga: Terkait Permintaan Tunda Proses Hukum Korupsi Cakada, Fadli Zon Minta Menkopolhukam Tanggungjawab

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto meminta KPK menunda pengumuman mengenai calon kepala daerah dalam Pilkada 2018, yang menjadi tersangka kasus korupsi pada Senin (12/3). Ia menjelaskan permintaan penundaan itu dimaksudkan agar tahapan pilkada serentak serta pencalonan kandidat, tidak terganggu dengan adanya proses hukum yang harus dipenuhi calon kepala daerah.

Pernyataan Wiranto tersebut menuai kecaman dari berbagai kalangan, karena dianggap mencampuri urusan penegakan hukum yang sedang dilakukan KPK. Tidak kurang Wakil Ketua DPR mengkritik keras pernyataan Wirantor tersebut.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Febri Diansyah

DPRD Sumut Kembalikan Uang Rp5,47 Miliar ke KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK menerima total Rp5,47 miliar yang dikembalikan oleh anggota DPRD Sumatera Utara terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumut...

Carragher: Harusnya Rashford Gantikan Sterling di Laga Lawan Panama

LONDON, SERUJI.CO.ID -  Mantan bek Inggris Jamie Carragher meyakini Marcus Rashford semestinya menggantikan sesama penyerang Raheem Sterling untuk pertandingan Piala Dunia melawan Panama, sambil menjelaskan...
Orang tenggelam

Dua Wisatawan Terseret Gelombang di Pantai Teluk Penyu

CILACAP, SERUJI.CO.ID -  Sebanyak dua wisatawan terseret gelombang di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, salah seorang di antaranya selamat, kata Koordinator Basarnas Pos SAR...
Tol Ngawi-Kertosono

Cegah Kemacetan, Ruas Tol Wilangan-Kertosono Difungsikan 24 Jam

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Jalan tol fungsional ruas Wilangan-Kertosono, Jawa Timur, difungsikan selama 24 jam untuk kelancaran arus balik Lebaran 2018 di jalur nasional Madiun-Nganjuk-Surabaya yang...
Siswa SMA/MAN

Ini yang Dilakukan Pemkot Surakarta untuk Pemerataan Pendidikan

SOLO, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surakarta menerapkan peraturan mengenai zonasi untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama pada Tahun Ajaran 2018/2019 guna mendekatkan sekolah kepada...