Tidak Sertakan LHKPN, KPU Gugurkan Paslon Perseorangan di Pilwali Kota Padang

1
162
Syamsuar Syam-Misliza

PADANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat menggugurkan pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang jalur Syamsuar Syam dan Misliza karena tidak melengkapi persyaratan surat keterangan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Kami sudah menggugurkannya, karena surat yang dikeluarkan KPK tersebut merupakan salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi,” kata Komisioner KPU Padang, Yusrin Trinanda di Padang, Kamis (11/1).

Yusrin menegaskan bahwa Syamsuar Syam dan Misliza tidak bisa ikut pada pilkada Padang 2018, meskipun melengkapi persyaratan itu hari ini karena pendaftaran sudah ditutup.

“Jika mereka tidak menerima keputusan ini, KPU mempersilahkan keduanya untuk berkoordinasi dengan panitia pengawas pemilu (Panwaslu),” ujarnya.

Menurut Yusrin, keputusan KPU telah memenuhi syarat dan dilakukan sesuai aturan dan standar yang sudah ada, kecuali ada surat tanda dari KPK bahwa laporan harta kekayaan yang bersangkutan sedang dalam proses.

“Jadi selama pendaftaran kami hanya menerima dua pasangan calon yakni Mahyeldi-Hendri Septa dan Emzalmi-Desri Ayunda,” kata Yusrin.

Sebelumnya, Syamsuar Syam-Misliza, kandidat ketiga yang mendaftar di KPU Kota Padang pada Rabu (10/1) pukul 22.30 atau 1,5 jam sebelum batas pendaftaran pilkada berakhir.

Pasangan yang juga merupakan suami istri itu datang ke KPU Kota Padang didampingi lima orang. Sementara Pengamat Politik dari Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat, Dr Eka Vidya menilai KPU Pusat perlu membuat aturan mengenai pasangan suami istri yang mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Jika terpilih dan menjabat, maka praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) terbuka lebar,” katanya.

Memang tidak ada aturan yang melarang hal tersebut, ujarnya baik dari undang-undang maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun jika menjabat akan ada banyak permasalahan yang muncul, salah satunya KKN itu. (Ant/Iwan S)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...