Ribuan Perempuan di Jabar Akan Deklarasikan Dukungan Pasangan Hasanah

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Ribuan perempuan dari 27 kota kabupaten di Jawa Barat menyatakan akan mendeklarasikan dukungannya untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut dua Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah).

“Bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April mendatang, para perempuan se-Jawa Barat akan dukungan untuk Hasanah. Ini merupakan komunitas dan ormas perempuan gabungan dan akan mengusung Hasanah sepenuhnya,” kata Ketua Panitia Deklarasi Perempuan, Asyanti Rozana Talib, di Bandung, Ahad (15/4).

Dia mengatakan para perempuan ini bukan saja terdiri dari politikus, namun berasal dari semua kalangan seperti buruh, guru, notaris, akademisi, petugas kebersihan dan juga ibu rumah tangga.

Asyanti menambahkan, suara perempuan pada pemilihan kepala daerah di Jawa Barat cukup signifikan. Ia menyebut, sedikitnya 15 juta perempuan memiliki hak pilih dalam pilkada kali ini.

“Kalau dapat 10 juta saja, dari 15 juta suara perempuan itu sudah sangat bagus,” kata Asyanti yang juga anggota Komisi V DPRD Jawa Barat ini.

Dia mengatakan, pasangan Hasanah memiliki beberapa program yang dianggap pro perempuan. Salah satunya adalah Jabar Cageur dan dengan adanya program Jabar Cageur ini, diharapkan pemerintah dapat lebih peduli pada kesehatan kaum perempuan dan juga anak-anak.

Dari pengalamannya berkeliling ke daerah-daerah di Jawa Barat, kata dia, masih banyak bayi-bayi yang kurang gizi, serta nasib perempuan yang kurang mendapat perhatian hingga harus terbang ke negara lain untuk bekerja.

“Semoga pemimpin Jawa Barat mendatang yakni Hasanah dapat merubah nasib perempuan menjadi lebih baik dan lebih pintar, tak ada bayi yang kekurangan gizi sehingga dapat tumbuh lebih sehat,” kata dia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.