Pilkada Kediri Resmi Diikuti 3 Paslon

0
96
KPU Kota Kediri (foto: istimewa)

KEDIRI, SERUJI.CO.ID –¬†Sebanyak tiga pasangan calon mengikuti Pilkada Kota Kediri, Jawa Timur, pada 2018, setelah berkas mereka dinyatakan lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum setempat.

“Tiga pasangan calon ditetapkan telah memenuhi syarat untuk ikut pilkada,” kata Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik setelah penetapan pasangan calon peserta Pilkada Kota Kediri ditemui di kantor KPU, Senin (12/2) malam.

Ia mengatakan, penetapan pasangan calon itu telah selesai dilakukan. Mereka selanjutnya akan ikut tahapan selanjutnya yaitu pengambilan nomor urut. Setiap pasangan calon juga wajib hadir dalam kegiatan pengambilan nomor urut yang akan dilakukan pada Selasa (13/2) malam.

Tiga pasangan itu adalah Aizzudin-Sujono Teguh Widjaya, petahana Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, serta mantan wali Kota Kediri Samsul Ashar dengan pasanganya Teguh Juniadi.

Gus Rofik, sapaan akrab Agus Rofik juga menambahkan, berkas dari tiga pasangan calon itu memang dinyatakan telah lolos verifikasi, namun ada berkas calon yang masih kurang. Berkas itu misalnya dari calon Wakil Wali Kota Sujono Teguh Widjaya yang masih kurang berkas pengunduran diri.

KPU akan menunggu berkas dari Jono yang juga anggota DPRD Kota Kediri itu. Saat mendaftar, yang bersangkutan hanya menyerahkan surat bersedia mundur dari posisinya sebagai anggota DPRD.

“Itu surat pernyataan bersedia mundur dari yang bersangkutan. Nanti dari DPRD paling lambat lima hari dan dari Gubernur secara resmi pemberhentian paling lambat 30 hari sebelum tanggal dan hari pemungutan suara,” katanya.

Sementara itu, Jono yang juga hadir dalam penetapan itu mengaku berkas resmi pengunduran dirinya saat ini masih dalam proses. Ia optimistis dalam pekan ini semuanya bisa selesai, sehingga berkas miliknya ke depan tidak ada masalah lagi.

“Dalam pekan ini selesai. Jadi, aturan pekan ini selesai untuk pengunduran diri saya lapor ke partai, provinsi, lalu ke sekwan,” kata dia.

Aizzudin yang merupakan calon wali kota berpasangan dengan Jono mengaku, dalam pilkada ini tetap menjunjung tinggi demokrasi. Ia juga ingin agar proses demokrasi politik berjalan dengan baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU