Pengundian Nomor Urut, KPU Bali Batasi 70 Orang

0
88
  • 2
    Shares
KPU Bali (foto:istimewa)

DENPASAR, SERUJI.CO.ID –┬áKomisi Pemilihan Umum Provinsi Bali membatasi tim pendukung dari masing-masing pasangan calon peserta Pilkada Bali 2018 yang dapat menghadiri acara pengundian nomor urut sebanyak 70 orang.

“Kami sudah bersurat ke masing-masing pasangan calon maksimal menghadirkan tim, pendukung, ataupun pasangan calon beserta istri itu sebanyak 70 orang,” kata Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi di Denpasar, Selasa (13/2).

Pengundian nomor urut dua pasangan calon peserta Pilkada Bali akan dilaksanakan Selasa pukul 16.00 Wita di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, di Denpasar.

Raka Sandi mengatakan dalam pengundian nomor urut akan ada 70 orang dari pasangan calon KBS-Ace dan 70 orang lagi dari pasangan Mantra-Kerta.

“Pasangan calon kami harapkan hadir karena mereka yang akan mengambil nomor undian. Mudah-mudahan tahapan ini berjalan lancar,” ucapnya.

Selain dihadiri pasangan calon dan pendukungnya, KPU Bali juga mengundang Gubernur Bali dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Bali, perwakilan Bawaslu Provinsi Bali, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali, Komisi Informasi dan Komisi Penyiaran Indonesia Provinsi Bali.

Raka Sandi menambahkan setelah pengundian nomor urut, maka tahapan Pilkada Bali selanjutnya adalah kampanye yang dimulai 15 Februari 2018.

“Pembukaan kampanye secara simbolis akan dilaksanakan di KPU Bali yang diisi dengan doa bersama yang dihadiri perwakilan majelis semua umat beragama di Bali. Di samping itu, akan ditandai dengan peluncuran baliho secara simbolik di Kantor KPU Bali,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, pada Senin (12/2), dua pasangan calon kepala daerah yang ditetapkan oleh KPU Bali sebagai peserta Pilkada Bali 2018 adalah pasangan Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace). Pasangan itu diusung oleh empat parpol peraih kursi di DPRD Bali, yakni PDI Perjuangan, Hanura, PAN, dan serta PKPI dengan total dukungan 27 kursi. Pasangan tersebut juga didukung PKB dan PPP.

Pesaingnya adalah pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) diusung oleh empat partai peraih kursi di DPRD Bali, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Nasdem dengan total 28 kursi. Mereka juga didukung oleh PKS, PBB, dan Perindo. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU