PDIP dan Gerindra Terpuruk, Inilah Hasil Quick Count di 17 Provinsi

8. Bali
PDI Perjuangan mendominasi Pilgub Bali. Pasangan yang diusung, Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, unggul 58,25 persen dari hasil hitung cepat versi SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting). Pasangan ini didukung PKB, Hanura, PAN, dan PKPI. Koster mengalahkan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Golkar, Nasdem, Demokrat, Gerindra, PKS, dan PBB) yang hanya mendapat 41,75 persen.

9. NTB
Hasil quick count versi LSI Denny JA untuk Pilgub NTB menempatkan Zulkieflimansyah-Siti Rohmi Djalilah unggul 30,16 persen (Partai Demokrat dan PKS). Zulkiefli mengungguli M Suhaili FT-Muhammad Amin (Golkar, PKB, Nasdem) dengan 28,86 persen, Ahyar Abduh-Mori Hanafi (PBB, Hanura, PAN, PDIP, PPP, Gerindra) dengan 24,47 persen suara, dan Ali bin Dachlan-TGH Lalu Gede Sakti (perseorangan) dengan 16,22 persen.

10. NTT
Pilgub NTT diraih pasangan Viktor B Laiskodat-Josef Naesoi (Golkar, Hanura, Nasdem) dengan 37,04 persen suara berdasarkan hitung cepat Indo Survey and Strategy. Pasangan ini mengalahkan Marianus Sae-Emelia Julia Nomleni (PDIP dan PKB) dengan 25,61 persen, Benny K Harman-Benny Litelnoni (Demokrat, PKS, PKPI) dengan 18,79 persen, dan Esthon Foenay-Christian Rotok (Gerindra, PAN) dengan 18,55 persen.

11. Kalimantan Timur
Hasil hitung cepat versi LSI Denny JA menempatkan Isran Noor-Hadi Mulyadi (Gerindra, PKS, PAN) memperoleh 29,77 persen suara, Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (Demokrat, PPP, PKB) dengan 25,11 persen, Rusmadi Wongso-Safaruddin (PDIP dan Hanura) dengan 25,01 persen suara, dan Sofyan Hasdam-Rizal Effendi (Golkar, Nasdem) dengan 20,12 persen suara.

12. Kalimantan Barat
Hasil hitung cepat versi LSI Denny JA di Pilgub Kalimantan Barat, Sutarmidji-Ria Norsan (Golkar, Nasdem, PPP, PKB, PKS, Hanura) memperoleh 58,29 persen. Pasangan Milton Crosby-Boyman Harun hanya mengantongi 7,37 persen suara dan Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot (PDIP, Demokrat, PKPI) dengan 34,35 persen.

3 KOMENTAR

  1. Gerindra nilainya rendah karena kalah duluan dlm memilih calon smntra rakyat cendrung pilih figur.. Walhasil sekalipun perolehan suara Nasdim rendah di pileg tp mereka tepat memilih cagub skalipun bkn participannya mk menang dlm pemilihan kali ini.. Buktikan pileg n pilpres mendatang mendatang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER